0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelaku Bisnis Perhotelan Desak Pemerintah Benahi Pariwisata

timlo.net/setyo puji s
Kamar Hotel (timlo.net/setyo puji s)

Solo – Pelaku bisnis perhotelan meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk lebih fokus dalam membenahi sektor pariwisata. Hal itu perlu dilakukan jika ingin mendongkrak kunjungan wisawatan ditahun depan.

“Kalau melihat kondisi saat ini pemerintah masih belum serius dalam mendatangkan kunjungan wisata. Karena sampai sekarang kota Solo masih belum memiliki identitas yang jelas apakah itu kota wisata, dagang ataupaun yang lainya,” ujar Humas PHRI Solo yang juga menjabat sebagai GM Pos In Hotel, MSU Adji kepada Timlo.net, kemarin.

Dia mengatakan, untuk bisa mendatangkan kunjungan wisata memang diperlukan kefokusan dalam memetakan potensi yang ada. Misalnya jika ingin disebut kota destinasi menurutnya Pemkot Solo harus mampu bersinergi dengan daerah penyangga lainya di Soloraya.

“Kalau kita melihat Jogja itu menjadi begitu luas wilayahnya karena dalam memberanding destinasi wisata saling menopang dengan daerah penyangga lainya. Pertanyaanya kenapa Solo belum bisa melakukan demikian,” jelasnya.

Adji menjelaskan, kondisi perhotelan di kota Solo sekarang ini masih mengandalkan sektor MICE dari pemerintah. Oleh karena itu dengan adanya peraturan pemerintah yang sempat melarang MICE bagi PNS beberapa waktu yang lalu sangat memukul pelaku bisnis pariwisata khususnya perhotelan.

“Meskipun beberapa bulan terakhir ini kondisi perhotelan sudah mulai membaik karena adanya revisi kebijakan tersebut. Namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya ada penurunan yang signifikan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan, jika tahun depan belum ada terobosan yang berarti dari pemerintah, bisnis perhotelan dipastikan tidak akan ada perubahan yang lebih baik. Pasalnya antara permintaan dan ketersediaan kamar yang ada masih cukup timpang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge