0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipamerkan Pada Hari Anti Korupsi, Bas Gitar ’Jokowi’ Tak Akan Dilelang

merdeka.com
Barang gratifikasi Festival Hari Antikorupsi (merdeka.com)

Timlo.net — Sejumlah barang gratifikasi dipamerkan di sela puncak Festival Hari Antikorupsi di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Bandung, Kamis (10/12). Barang-barang tersebut sangat beragam, mulai dari parfum senilai Rp 2 Juta hingga hiasan burung phoenix dan naga berlapis emas.

Selain dipamerkan, barang-barang tersebut akan dilelang pada Jumat (11/12) ini. Barang gratifikasi dipajang dalam etalase kaca dan diletakan tidak jauh dari pintu masuk ke dalam Sabuga Bandung.

Di tiap barang yang dipajang terdapat secarik kertas berisi keterangan asal-muasal barang. Misalnya, sebuah radio antik merek Cawang yang diberikan dari pihak swasta kepada Kementerian Pertanian RI. Ada porselen Thailand, sajadah, batu akik, kain batik, dan lainnya.

Selain itu, dipamerkan pula gitar yang diberikan pemain bass Metallica, Robert Trujillo, kepada Presiden Joko Widodo sewaktu masih menjabat Gubernur DKI. Namun gitar ini tidak akan dilelang, tetapi akan dipajang di museum KPK.

Barang-barang gratifikasi tersebut diserahkan berbagai pihak atau instansi kepada KPK. Selanjutnya KPK menyerahkannya ke Kementerian Keuangan RI untuk dilelang. Uang hasil lelang menjadi kas negara.

Kasubdit Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN) III Direktorat Jendereral Kekayaan Negara (DJKN) DJKN Kementerian Keuangan, Karman Kamal, menjelaskan saat ini ada 327 item barang hasil gratifikasi telah diserahkan KPK dari buku senilai Rp 20 ribu hingga jam tangan mewah seharga Rp 150 juta.

Kali ini, jumlah barang yang dilelang sebanyak 199 item.

“Lelang akan dilakukan setelah solat Jumat. Kalau masyarakat yang ingin ikut lelang harus mendaftar sebelum salat Jumat sambil menyertakan jaminan,” kata Kamal.

Dia menambahkan, peminat lelang harus untuk melakukan pendaftaran di stand DJKN, berlokasi di Sabuga Bandung. Lelang tersebut dilakukan dengan sistem kompetisi, yang dimulai dengan harga tertentu. Penawaran tertinggi akan mendapatkan barang yang dilelang.

Menurutnya, lelang sebagai bentuk akuntabilitas Kementerian Keuangan dalam menindaklanjuti temuan gratifikasi dari KPK.

“Kami juga berharap masyarakat atau instansi yang menerima barang gratifikasi agar menyerahkan ke KPK,” ujarnya.

Hasil lelang ditargetkan bisa mendapatkan Rp 293 juta untuk kas negara.

“Kita harapkan masyarakat bisa berkompetisi,” katanya.

[ang]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge