0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terlapor Money Politic Mangkir Dipanggil Panwaslu

timlo.net/aditya wijaya
Staf Panwaslu Klaten menunjukkan barang bukti uang dan gambar paslon no 3 di Desa Malangan, Tulung (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Lima terlapor yang diduga melakukan praktik money politic di Dukuh Pulon, Desa Malangan, Kecamatan Tulung, mangkir saat dipanggil Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klaten, Kamis (10/12).

“Hari ini sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB kita berencana meminta klarifikasi dari para terlapor. Namun lima orang yang empat diantaranya diduga pelaku (pembagi uang) dan satu orang pemilik rumah tak kunjung datang,” ungkap Ketua Panwaslu Klaten Wandyo Supriyatno.

Kendati absen, pihaknya akan meminta klarifikasi terhadap laporan dugaan politik uang dari pasangan calon (paslon) nomor tiga, Sri Hartini-Sri Mulyani melalui Panwascam Tulung.

“Karena tidak datang, hari ini juga kami mengirimkan surat kepada Panwasca Tulung untuk mendatangi (klarifikasi) terlapor. Jadi sejumlah pertanyaan dari kita sudah dilampirkan di berkas. Panwascam Tulung tinggal mengisinya,” katanya.

Seperti diketahui, peristiwa itu terjadi sehari menjelang coblosan, Selasa (8/12) malam. Adapun barang bukti yang diamankan sebanyak 25 amplop berisi uang tunai Rp 20 ribu, kartu bergambar Sri Hartini-Sri Mulyani, dan gambar tanda coblos nomor tiga.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge