0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Partisipasi Pemilih 73,63 Persen, KPU Solo Mengaku Puas

Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo (dok.timlo.net/red)

Solo — Partisipasi pemilih dalam pemilihan calon walikota dan calon wakil walikota Solo diketahui sebesar 73,63 persen. Prosentase partisipasi tersebut di bawah target yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo sebesar 77,5 persen. Meski tidak mencapai target 77,5 persen, partisipasi Pilkada 2015 mengalami kenaikan jika dibanding partisipasi Pilkada 2010.

“KPU Solo dengan partisipasi 73,63 persen itu masih mengalamai kenaikan dibanding Pilkada 2010 sekitar 71 persen. Artinya masih pede. Solo kota ramah demokrasi dengan partisipasi segitu masih layak jual,” kata Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo kepada wartawan, Kamis (30/12).

Agus mengaku puas atas partisipasi Pilkada Solo sebesar 73,63 persen jika dibandingkan dengan angka partisipasi di Solo Raya. Dari informasi yang didapatnya, angka partisipasi di Solo relatif lebih tinggi.

Terkait target partisipasi 77,5 persen yang dipatok KPU pusat, Agus mengakui angka target tersebut relatif tinggi. Namun, target 77,5 persen dimaknai sebagai motivasi KPU untuk menggenjot sosialisasi.

“Saya memaknai bahwa target (77,5 persen) lebih berorientasi bagaimana menyengati kami untuk mencapai sesuatu yang harus dicapai. Angka tersebut cukup fantastis kalau melihat trend dari partisipasi untuk Pilkada,” ujar dia.

Disinggung penyebab 26,37 persen pemilih golput atau tidak memilih, Agus menduga hal itu disebabkan beberapa faktor. Pertama adanya pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) semisal meninggal dunia, tetapi masih masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Kedua, faktor adanya penduduk Solo yang bekerja di luar kota.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge