0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tersangka Pemukul Camat Andong Akan Praperadilankan Polres

dok.timlo.net/nanin
Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tersangka penganiayaan Camat Andong, Joko Budi, warga Sambi, bakal memperadilankan Polres Boyolali. Langkah ini dilakukan, salah satunya karena penangkapan tersangka tidak disertai surat penangkapan resmi.

“Penangkapanya konyol, dia tidak ditangkap tangan,” kata pengacara Joko, M Taufiq, Kamis (10/12).

Selain itu, pihaknya juga mengidentifikasi identitas seorang anggota penyidik kepolisian yang diduga telah memproses kasus tersebut tanpa prosedur. Selain itu, pasal 351 yang dijeratkan ke kliennya, tentang penganiayaan biasa tidak memenuhi unsur untuk dilakukan penahanan. Penahanan baru bisa dilakukan bila penganiayaan berat yang mengakibatkan korban kehilangan fungsi organ tubuh.

“Kalau ada cacat ditubuh, baru bisa dilakukan penahanan, ini Camat juga bisa kita laporkan balik, karena membuat laporan palsu,” tambahnya.

Terpisah, Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono, mempersilahkan jika ada tersangka yang ingin menggugat praperadilan. Budi menilai hal itu hak tersangka.

“Silakan saja, itu hak mereka, kita siap menghadapi,” katanya.

Kasus ini sendiri terjadi saat, Camat Andong, Sucipto, tengah melintas di Jalan Nogosari-Kalioso, dan berpapasan dengan massa TOTO yang hendak berkampanye. Camat Andong saat itu dihentikan massa dan terjadilah pemukulan. Sementara penangkapan tersangka menimbulkan aksi ratusan massa yang mengeruduk Polres yang meminta agar tersangka dibebaskan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge