0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Relokasi Warga Bantaran Kali Pepe dan Kali Anyar

dok.timlo.net/heru murdhani
Foto kenangan, Pj Walikota Solo, Budi Suharto (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan segera melakukan pendataan terhadap 340 keluarga yang tinggal di bantaran Kali Pepe dan Kali Anyar. Selain itu pemkot juga akan memetakan kepemilikan tanah yang ditempati warga tersebut. Hal itu dilakukan sebelum pemkot melakukan penggusuran terhadap warga yang akan terdampak proyek restorasi bendungan karet Tirtonadi.

“Kita lakukan pendataan dan kita petakan dulu tentang kepemilikan lahan yang mereka tempati ini,” ungkap Penjabat (Pj) WalikotaSolo, Budi Suharto, Kamis (10/12).

Pemkot berencana akan merelokasi warga tersebut ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Pembangunan rusunawa akan dilakukan oleh kemeterian Pekerjaan Umum (PU), dan tengah menunggu kucuran dana dari pemerintah pusat. Namun, saat ini pemkot tengah kebingungan untuk mencari lahan bagi keberadaan rusunawa tersebut. Pasalnya pemkot berpendapat, rusunawa itu tidak boleh jauh dari lokasi tempat tinggal mereka sekarang.

“Lokasi Rusunawa belum pasti, tetapi harus dekat dengan tempat tinggal mereka sekarang,” katanya.

Menurut Budi saat ini pemkot tengah fokus pada sosialisasi terhadap masyarakat perihal rencana ini. Selain itu pendataan kepemilikan tanah yang dilakukan guna mengetahui status dari tanah yang ditempati warga, hal ini akan berpengaruh pada besaran ganti rugi yang akan mereka terima. Dia menambahkan untuk ganti rugi, pemkot telah menyediakan anggaran dalam APBD Perubahan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge