0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kaum Disabilitas Klaten Dorong Gerakan Belajar Anak Difabel

Ratusan kaum disabilitas Klaten ikuti senam (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Ratusan penyandang disabilitas memeriahkan peringatan Hari Difabel Internasional (HDI) di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis (10/12). Kegiatan diawali dengan senam bersama di halaman Pemkab setempat.

“Perjuangan hak-hak dan kesejahteraan kaum difabel harus selalu dilakukan secara maksimal. Kami berharap semua pihak Masyarakat dan pemerintah agar lebih memahami dan peduli kepada kaum difabel,” kata Sekretaris Persatuan Penyandang Cacat Klaten (PPCK), Suhardi Wiyanto.

Peringatan HDI di Klaten juga ditandai dengan peluncuran Gerakan Belajar Anak Difabel Klaten (Gebrak) dan website PPCK www.rumahinklusiklaten.org. Selain itu dilakukan pencanangan tiga desa inklusi di Kecamatan Karanganom. Pasalnya, berdasarkan data PPCK, penyandang disabilitas di Klaten lebih dari sembilan ribu orang.

“Nantinya anak-anak difabel tak hanya belajar sendiri tapi mereka akan dibantu agar dapat berbaur dengan belajar bersama dengan anak non difabel. Anak difabel akan didatangi mahasiswa untuk diberikan seperti les tambahan,” papar Suhardi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Klaten, Sugeng Haryanto mejelaskan, penyandang disbilitas di Klaten sudah memiliki payaung hukum. Diantaranya, Perda no 2/2011 tentang kesetaraan kemandirian dan kesejahteraan difabel, dan Peraturan Bupati (Perbuk) no 22/2012 tentang pembinaan dan pengawasan kesetaraan kemandirian dan kesejahteraan difabel.

“Dengan Perda dan Perbup itu menunjukan kaum difabel harus diperhatikan dan mendapatkan porsi yang sama dengan orang pada umumnya,” ujar Sugeng.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge