0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada, KPU Sukoharjo Gagal Realisasikan Target

dok.timlo.net/putra kurniawan
Suasana penghitungan perolehan suara di Desk Pilkada Sukoharjo (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Lebih dari 34 persen warga Sukoharjo yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2015, Rabu (9/12). Padahal KPU Sukoharjo menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada kisaran angka 77 persen.

“Ya memang jauh dari realisasi, namun memang ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya, seperti banyaknya warga yang merantau dan tidak  bisa pulang dan mahasiswa yang juga tidak pulang dan sebagainya,” kata Komisioner KPU, Yulianto Sudrajad, Kamis (10/12).

Banyaknya batasan-batasan pada masa kampanye juga ditengarai menjadi penyebab berkurangnya tingkat animo masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Meskipun harus diakui, pembatasan ini efektif menciptakan suasana kampanye kondusif dan aman.

KPU menilai sudah melakukan upaya yang cukup keras dalam meningkakan tingkat partisipasi pemilih jauh-jauh hari sebelum pemungutan suara. Mulai dari mensosialisasikan ke berbagai tingkat elemen masyarakat hingga mendorong peseta pemilu untuk lebih aktif mengajak masyarakat.

“Sebenanrya kalau calon dianggap kompeten untuk memenuhi harapan mereka secara otomatis warga akan datang dengan sendirinya untuk mencoblos, artinya peserta pemilu yang mestinya aktif memanfaatkan masa kampanye,” tandasnya.

Data yang masuk ke KPU dari hasil hitung di TPS menyebutkan, jumlah total suara sah 445.485 dari DPT sebanyak 670.345. Paangan calon Wardoyo Wijaya – Purwadi (Wardi) meraih suara 355.438 atau 85,2 persen, sedangkan Nurani 61.761 atau 14,8 persen.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge