0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswa SMPN 20 Solo Tenggelam di Bengawan Solo

Timlo.net/Putra Kurniawan
(Ilustrasi) Proses pencarian korban tenggelam di Bengawan Solo (Timlo.net/Putra Kurniawan)

Solo — Sasongko Galih Adi Saputro (14), seorang siswa SMP di Kota Solo tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Selasa (8/12). Hingga saat ini, mayat korban belum berhasil ditemukan.

“Kejadiannya berada di kawasan Kentingan, belakang asrama mahasiswa UNS,” terang Komandan SAR UNS, Herman Wahyu Andrianto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (10/12).

Informasi yang dihimpun, korban yang duduk di bangku kelas 3 SMP Negeri 20 Solo ini awalnya duduk di pinggiran sungai seusai pulang sekolah sekitar pukul 13.00 WIB. Meski begitu, hingga malam hari korban belum pulang kerumah dan keluarga korban sempat mencari kemana-mana.

Setelah dilakukan pencarian, ditemukan sepeda motor milik, kemeja seragam sekolah serta handphone milik korban di pinggir bantaran Bengawan. Kuat dugaan, korban sempat masuk kedalam sungai dan tenggelam.

“Malam saat kejadian, kami susah melakukan pencarian lantaran hujan deras. Lalu, hingga kemarin tim melakukan pencarian hasilnya nihil. Hingga saat ini belum ditemukan,” kata pria yang akrab disapa Jago tersebut.

Hingga saat ini, kata Jago, pihaknya terus berupaya melakukan pencarian dengan cara melakukan pengeboran sungai atau memutar-mutar perahu karet bermesin sehingga menimbulkan gelombang besar yang betujuan supaya korban tenggelam di dasar bisa terangkat ke permukaan dari gelombang air yang dibuat.

“Pencarian kami lakukan hingga Sapen, Sragen dan dibagi dalam empat pos yakni Kentingan atau di TKP kejadian berawal, Kedung Ringin, Ngeluh dan Sapen (ketiganya masuk wilayah Sragen),” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge