0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Konvoi di Dalam Kampung, Warga Nepen Bentrok

timlo.net/nanin
Petugas keamanan Polres Boyolali menjaga kampung Nepen, untuk menghindari bentrok antar pendukung terulang kembali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Warga Dukuh Nepen, Teras, menghadang konvoi pendukung paslon Seno-Said yang masuk ke kampung. Salah satu pendukung Seno-Said sempat kena amuk warga. Bentrok yang terjadi antara warga Dukuh Nepen, pendukung Agus Purmanto-Sugiyarto dengan massa gabungan dari Dukuh Kembang dan Dukuh Kestalan, yang merupakan pendukung Seno-Said.

Informasi yang diperoleh, awalnya, ada 20-an motor yang konvoi ke Dusun Nepen, setelah itu mereka berkumpul di Posko Dukuh Kestalan. Namun, kemudian muncul tiga motor lagi dan kembali lakukan konvoi masuk ke Nepan. Tiga pengendara motor itu yang kemudian kena amuk warga. Warga sendiri sudah menghadang dengan membawa senjata tajam, pentungan dan batu. Satu kena pukul, motor tertinggal, kita yang di bace camp langsung gruduk ke Nepen.

Beruntung sebelum bentrok terulang, pihak berwajib langsung datang dan mencoba meredam suasana. Hingga Rabu petang, Wakapolres Boyolali, Kompol Aidil Fitri Syach, masih berusaha memediasi dua kubu di Balai Desa Nepen.

Sementara salah satu pendukung pasangan Agus Purmanto-Sugiyarto, Bambang Sutedjo, mengatakan tawuran itu adalah bentuk reaksi aksi konvoi di dalam kampung. Bambang menilai, konvoi yang dilakukan di dalam jalan kampung sangat tidak beraturan. Bambang juga sempat memprotes, pasalnya sang mediator, seorang PNS, yang juga masuk sebagai tim pemenangan Seno-Said.

“Mereka yang memulai duluan, kita sudah terima kekalahan dan diam, mereka itu tidak tahu aturan,” kata Bambang emosi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge