0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di TPS 23 Pajang, Ditemukan Satu Surat Suara Diduga Palsu

timlo.net/daryono
Ketua KPPS 23 menunjukan satu surat suara yang diduga palsu (timlo.net/daryono)

Solo — Dugaan upaya penyelundupan surat suara yang diduga palsu terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) 23, Surunalan, Pajang, Laweyan. Satu surat suara itu dicoblos untuk pasangan nomor urut 2, FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo.

Satu surat suara yang diduga palsu itu diketahui saat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hendak melakukan penghitungan suara. Saat dihitung, jumlah surat suara kelebihan satu surat suara.

“Harusnya 344 surat suara, ternyata ada 345. Di cek yang hadir (memilih) juga 344,” kata Ketua KPPS TPS 23, Didik Rosyidin saat ditemui Timlo.net, usai penghitungan suara, Rabu (9/12).

Kelebihan satu surat suara itu semakin kuat setelah dicocokkan dengan sisa surat suara. KPPS pun kemudian mengecek surat suara satu persatu. Kemudian ditemukanlah satu surat suara yang tidak ada tanda tangan ketua KPPS. Begitu juga dengan isian nama kecamatan, nomor TPS dan nama ketua KPPS juga kosong.

“Seharusnya setiap surat suara yang digunakan kan ditandatangani ketua KPPS. Pemilih juga kita minta mengecek apakah sudah ada tanda tangan ketua KPPS atau belum saat mau mencoblos,” beber dia.

Satu surat suara lebih tersebut, lanjut Didik, secara fisik terlihat sama dengan surat suara yang digunakan. Hanya saja, warna surat suara yang lebih terlihat lebih tajam. Sementara yang kebanyakan digunakan relatif lebih pudar.

“Kemungkinan ada pemilih sengaja menyelundupkan surat suara ini. Kemungkinan dia bawa sendiri dari rumah. Kami tidak tahu siapa yang membawa,” ujar dia.

Didik menerangkan, temuan satu surat suara yang diduga palsu itu sudah dilaporkan ke panitia pengawas lapangan (PPL). Selanjutnya, PPL akan meneruskannya ke Panwaslu.

Terpisah, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU Solo, Pata Hindra Aryanto mengungkapkan yang bisa membuktikan apakah surat suara palsu atau tidak adalah kepolisian.

“KPU tidak bisa menyatakan asli atau tidak. Surat suara itu kan sudah dilengkapi 5 pengaman,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge