0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Istana Belum Tahu Kapan Presiden Laporkan Setnov ke Bareskrim

merdeka.com
Presiden Jokowi (merdeka.com)

Timlo.net – Istana yakin kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas pencatutan namanya dapat dimengerti oleh para pembantunya. Istana tidak menyebutkan secara tegas apakah Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah melaporkan Setya Novanto ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri atas dugaan permintaan saham PT Freeport Indonesia yang mencatut nama mereka.

“Kan presiden kemarin sudah menyampaikan, tentunya sebagai pembantu presiden, semuanya bisa memaknai, tidak perlu dijelaskan,” ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Bogor, Selasa (8/12).

Sayangnya, Pramono tidak menjelaskan apakah pelaporan Setnov ke pihak Kepolisian sudah dilakukan atau belum. Ia tergesa-gesa masuk ke dalam Istana setelah menjelaskan panjang lebar soal Pilkada serentak yang berlangsung Rabu (9/12) besok.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla disebut-sebut bakal melaporkan Setya Novanto ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri atas dugaan permintaan saham PT Freeport Indonesia yang mencatut nama mereka. Informasi itu disampaikan anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dari Fraksi Partai Nasdem Akbar Faisal.

“Saya dengar Presiden dan Wapres akan melaporkan SN ke polisi atas pencatutan namanya tersebut,” ungkap Akbar Faisal.

Akbar menutup rapat soal asal mula informasi tersebut. Namun dia menyatakan mendukung penuh langkah pelaporan itu.

“Saya dengar-dengar (informasi pelaporan itu). Saya mendukung penuh,” ujar dia.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge