0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Baca Ulang Transkip Rekaman Setnov, Jokowi Ngamuk

Presiden Jokowi (merdeka.com)

Timlo.net – Pencatutan nama Presiden oleh Ketua DPR Setya Novanto dalam urusan saham Freeport membuat Jokowi marah besar. Dengan muka tegang menahan amarah, Presiden menggelar konferensi pers Senin (7/12).

“Tidak boleh namanya lembaga negara bermain-main lagi,” kata Jokowi, Senin (7/12).

Napasnya tampak naik turun menahan amarah. Kemudian dia melanjutkan lagi ucapannya.

“Saya nggak apa-apa dikatakan presiden gila, presiden sarap, presiden kopping. Tapi sudah mencatut saham 11 persen itu yang saya tidak mau. Ini masalah kepatutan, masalah etika, moralitas, dan itu masalah wibawa!” tegasnya sambil meninggalkan ruangan.

Sementara itu, Kepala Staf Presiden Teten Masduki menegaskan, presiden sudah membaca transkrip utuh rekaman pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha migas Riza Chalid dan Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Presiden juga sempat menyinggung proses sidang etik yang menghadirkan Setya Novanto, tidak dilakukan secara terbuka. Berbeda dengan sidang etik yang menghadirkan Sudirman Said sebagai pelapor dan Maroef Sjamsoeddin sebagai saksi.

“Ya tadi itu juga sempet disampaikan presiden. Kenapa kemarin waktu Sudirman Said dipanggil terbuka, lho sekarang yang diadukannya justru tertutup. Tapi saya kira kemarahan presiden itu, seperti tadi yang disampaikan, setelah presiden membaca lengkap transkip rekaman itu memang presiden marah luar biasa,” jelas Teten.

Menurut Teten, Jokowi menahan amarahnya sejak siang tadi. Ekspresi kemarahan Jokowi tidak bisa disembunyikan.

“Tadi kan sudah disampaikan bahwa presiden gila kopping, itu sudah sering lah presiden dihina seperti itu dan presiden tidak pernah menunjukkan kemarahannya. Tapi ketika dicatut namanya, dikaitkan dengan pembicaraan pembagian saham presiden marah luar biasa karena ini kan menyangkut dengan nilai soal etika moralitas wibawa pemerintahan. Saya kira itu,” tutur Teten.

[lia/noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge