0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penganiayaan Camat, Polres Pelajari Penangguhan Penahanan Tersangka

dok.timlo.net/nanin
Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Polres Boyolali masih melakukan pendalaman untuk menangguhkan penahanan tersangka penganiayaan Camat Andong, Sucipto. Penangguhan penahanan atas permintaan massa yang mengeruduk Polres Boyolali, Minggu (6/12) malam.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono mengungkapkan, pihaknya sudah cukup bukti untuk menahan tersangka, Joko Budi Utomo, warga Dukuh Brongkos, Desa Sambi. Saat ini, tersangka sudah ditahan di Mapolres. Penangkapan terhadap tersangka sudah sesuai prosedur, diantaranya dengan adanya barang bukti.

“Kita sudah sesuai prosedur,” kata Kapolres, Senin (7/12).

Sementara itu, menurut KBO Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto, pihaknya tidak mungkin berani menangkap tanpa bukti yang cukup. Untuk alat bukti yang ada, hasil visum dokter yang menyebutkan adanya pembengkakan gendang telinga.

“Tersangka boleh tidak mengakui, tapi kita punya bukti yang cukup untuk menjerat tersangka,” jelasnya.

Sementara terkait dengan tuduhan dari massa bahwa Polres tidak adil terhadap penangkapan dan penahanan tersangka Joko, sedangkan Camat Wagino terbukti bersalah melanggar netralitas PNS namun belum dilakukan penahanan, Iptu Mulyanto menegaskan, kasus penganiayaan ini merupakan lex generalis sehingga pihaknya bisa melakukan penahanan. Beda halnya dengan kasus yang melibatkan Camat Wagino, meski sudah dinyatakan bersalah namun tidak dilakukan penahanan, dikarenakan kasus tersebut merupakan pidana pemilu bersifat lex specialis.

“Ancaman hukuman untuk Wagino kan maksimal hanya 6 bulan sehingga tidak dilakukan penahanan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge