0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan ABK di Wonogiri Belum Tertampung

dok.timlo.net/red
(Ilustrasi) Anak Berkebutuhan Khusus (dok.timlo.net/red)

Wonogiri — Hingga kini, di Wonogiri masih ada ratusan anak berkebutuhan  khusus (ABK) belum tertampung dalam sekolah inklusi. Ditargetkan, tahun 2017 nanti seluruh sekolah di Kabupaten Wonogiri harus sudah bisa menjadi sekolah inklusi.

“Dari total 2.992 jiwa ABK di Wonogiri, sampai saat ini baru sejumlah 2.686 anak (ABK) yang tertampung,” kata Ketua Pokja (Kelompok Kerja) Inklusi Kabupaten Wonogiri Sri Mulyati, di sela-sela pembukaan bimbingan teknis (Bintek) peningkatan kemampuan guru pendamping khusus (GPK) di gedung PGRI Wonogiri, Senin (7/12).

Menurutnya, di Wonogiri ada 143 sekolah inklusi menyusul peresmian Wonogiri Kabupaten Inklusi tahun 2013 lalu. Dari 143 sekolah inklusi itu jumlah GPK juga baru ada 143 guru.

“Target kami tahun 2017 nanti seluruh sekolah yang ada sebagai sekolah inklusi,” tuturnya.

Dalam upaya mendukung program Kabupaten Inklusi, Pokja Wonogiri telah menetapkan  delapan sekolah inklusi menjadi piloting project. Yakni SDN 3 Wonogiri dan SDN 2 Bulusari. Kemudian SMPN 4 Pracimantoro dan SMPN 4 Wonogiri. Lalu ada empat SLB, yakni SLBN Wonogiri, SLB Purwantoro, SLB Mulatsariro Ngadirojo dan SLB Yayasan Mulatsariro Baturetno,

“Jadi, ke delapan sekolah itu nanti bisa dijadikan contoh dan acuan. Seperti soal kemampuan membimbing ABK dan juga tentang alat-alat pendukungnya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge