0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peringati Hari Tanah, Empat Siswa SD Bubuhkan Cap Tangan Lumpur

Peringatan Hari Tanah (timlo.net/daryono)

Solo — Judhit (12), bersama temannya satu kelas di SD Kleco 1, Fira (12 ), Ketzia (11), Widya (12 ) rela mengotori telapak tangan mereka dengan lumpur. Setelah itu, mereka bertiga menempelkan telapak tangan mereka pada kain putih sebagai pesan agar manusia menjaga tanah dan alam.

“Ini kan Hari Tanah se-Dunia. Biar semua orang tahu kalau alam perlu dijaga,” kata Judhit, bersemangat.

Menurut Judhit, masih banyak manusia yang tidak menjaga alam. Terbukti masih ada kebakaran hutan, penebangan hutan dan kerusakan lingkungan akibat membuang sampah sembarangan.

Randy Ramadhani, mahasiswa jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian UNS mengatakan pihaknya sengaja mengumpulkan 1.001 cap tangan lumpur di Car Free Day (CFD) untuk memperingati Hari Tanah se-Dunia, 5 Desember. Selain pengumpulan cap tangan lumpur, ditampilkan pula flashmoob dan pembagian bibit jambu dan akasia.

“Kita ingin memberi pesan ke masyarakat agar tanah lebih diperhatikan. Tanah memproduksi pangan kita sehingga masyarakat sudah seharusnya memelihara tanah,” ujar dia.

Disinggung kondisi lahan di Solo yang sempit, Randy mengajak masyrakat untuk mempertahankan space-space lahan di Solo yang masih kosong. Ia juga mengajak masyarakat melakukan penanaman di lahan yang dimiliki.

“Dengan menanam kita juga mengurangi efek rumah kaca,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge