0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Cukup Bukti, Dugaan Pelanggaran Kampanye Istri Anung Mentah di Gakkumdu

Ilustrasi Pilkada
Ilustrasi Pilkada ()

Solo — Dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh istri calon walikota Solo, Anung Indro Susanto, Sri Subhakti, berakhir anti klimaks. Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) memutuskan kasus istri Anung tidak memenuhi cukup bukti untuk diajukan proses pidana.

“Secara kelembagaan Sentra Gakkumdu menyimpulkan dan memberi rekomendasi bahwa kejadian kegiatan yang dilakukan terlapor, ibu Sri Subhakti, tidak memenuhi unsur dan tidak cukup bukti untuk diajukan sebagai perkara tindak pidana,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Solo, Sri Sumanta saat ditemui Timlo.net di kantornya, Minggu (6/12).

Kesimpulan itu diambil setelah Sentra Gakkumdu melakukan pembahasan sejak Jum’at (5/12) sore pukul 15.00 hingga 17.45 WIB. Kemudian dilanjut pembahasan Sabtu (6/12) pukul 08.15 WIB hingga pukul 10.40 WIB. Pembahasan di Gakkumdu lengkap dihadiri unsur Panwaslu, Kepolisian dan Kejaksaan.

Sumanta menerangkan, berdasarkan kajian Gakkumdu, apa yang dilakukan PNS Pemkot Solo itu belum bisa dikategorikan sebagai kampanye. Selain itu, tidak adanya bukti pendukung seperti rekaman dan dokumentasi juga ikut menjadi penyebab tidak diajukannya kasus Sri Subhakti ke proses pidana.

“Meski ada brosur yang dibagikan tetapi belum memebuhi unsur kampanye. Buktinya belum cukup,” ujar dia.

Adapun perihal ketidaknetralan Sri Subhakti sebagai PNS, Gakkumdu merekomendasikan kepada Panwaslu untuk melakukan kajian sesuai Undang-Undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Rencananya, rekomendasi Panwaslu akan dibahas malam ini. Rekomendasi ketidaknetralan PNS ini menjadi rekomendasi ke-6 yang dikeluarkan Panwaslu Solo selama proses Pilkada 2015.

“Sebelumnya, kami sudah mengeluarkan rekomendasi untuk Lurah Pucangsawit, Camat Jebres, Lurah Tegalharjo, Lurah Mangkubumen dan Lurah Jebres. Tetapi sampai saat ini kamu juga belum mendapat tembusan dari BKD sanksi apa yang diberikan atas rekomendasi kami tersebut. Kami sebenarnya menunggu,” jelas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge