0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPPS Jemput Bola, Dokter Jaga dan Pegawai RS Bisa Nyoblos

Ilustrasi Pilkada ()

Klaten – Komisi Pemilihan umum (KPU) Klaten tidak akan menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) khusus di sejumlah rumah sakit (RS) dan Puskesmas. Meski demikian, KPU Klaten menjamin para pasien dan pegawai RS bisa menyalurkan hak suaranya pada 9 Desember mendatang.

“Pemungutan suara di RS dan Puskesmas dilakukan di TPS terdekat. Jadi petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) akan mobile di RS dan Puskesmas dengan tingkat kunjungan tinggi,” kata Komisioner Divisi Pemungutan dan Penghitungan Suara  KPU Klaten, Joko Hadi Siswanto, Jumat (5/12).

Pihaknya akan menerjunkan sekitar 50 petugas KPPS yang berkeliling mengakomodir para pasien dan petugas kesehatan yang tidak bisa mencoblos di TPS domisilinya. Namun, yang bersangkutan harus mengurus surat pindah memilih dengan formulir A5 sebelum H-1 pencoblosan.

Adapun RS dan puskesmas yang sudah menghubungi KPU mengurus formulir A5 bagi petugas kesehatan di antaranya, rumah RSIA Aisyiyah, RS Cakra Husada, RSI Klaten, RSKB Diponegoro Dua Satu, RS Rejosari Husada, RSJD dr Soedjarwadi, RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, RS PKU Muhammadiyah Delanggu, dan Puskesmas Delanggu.

“Nanti petugas KPPS terdekat akan datang melakukan pemungutan suara satu jam sebelum pemungutan suara ditutup (pukul 12.00 – 13.00 WIB). Jadi yang tidak bisa memilih di TPS domisilinya bisa memberikan hak pilihnya di RS dan Puskesmas,” kata Joko.

Ditambahkan, petugas KPPS yang diterjunkan menyesuaikan dengan jumlah pemilih di RS dan puskesmas. RSI Klaten misalnya, KPU menyiapkan empat TPS terdekat dari rumah sakit tersebut untuk melakukan pemungutan. Sedangkan untuk RSUP dr Soeradji Tirtonegoro disiapkan lima TPS terdekat.

”Setiap TPS ada dua KPPS yang dikerahkan. Total ada 25 TPS yang disiapkan dengan petugas 50 orang. Jumlah pemilih yang dapat dilayani menyesuaikan sisa surat suara di TPS tersebut. Prioritas tetap untuk DPT (daftar pemilih tetap) dan pasien dulu,” imbuh Joko.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge