0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Demo Unik, Ratusan Massa Berpakaian Adat Jawa

Tarmuji
Putri Domas pendemo serahkan barang bukti temuan ke Panwaslu Wonogiri (Tarmuji)

Wonogiri – Menghilangkan kesan brutal dan urakan, aksi demo ratusan massa di Wonogiri membalut aksinya dengan kreasi budaya. Selain berorasi, massa menyajikan pertunjukan “Kethek Ogleng”.

Puluhan wanita berbusana Jawa lengkap membawa uba rampe (perlengkapan) seperti halnya putri domas membawa seserahan dalam upacara pernikahan. Sejumlah pendemo yang berpakaian adat jawa juga nempak mengendarai kuda.

“Kita sengaja menggelar aksi damai ini,beda dengan aksi demo lainnya. Intinya kita ingin menjawab aksi demo yang dilakukan oleh kubu paslon HW,” terang Koordinator Paguyuban Masyarakat Wonogiri Anti Gaman Landep, Zainudin, Sabtu(5/12).

Ratusan massa berbaju batik yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Anti Gaman Landep akan melakukan orasi di Alun-Alun Giri Krida Bhakti Wonogiri. Zainudin juga mengatakan, rombongan akan bergerak menuju Kantor Panwaslu di Dusun Bantarangin,Desa Bulusulur Wonogiri Kota,untuk menyerahkan

“Nanti sesampainya dikantor Panwaslu, puluhan putri domas akan membawa beberapa barang bukti hasil temuan relawan kami,” ujarnya.

Disebutkan, beberapa barang bukti yang diserahkan ke Panwaslu berupa pisau sebanyak 622 buah, mie instan, kopi instan, sothil, gayung dan bahkan ada sejumlah buku yassin.Barang-barang tersebut terdapat stiker dan gambar salah satu pasangan calon.

“Sengaja kita kemas seperti seserahan pengantin,kemudian akan kita serahkan ke Panwaslu Wonogiri,” jelasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge