0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kenalan Cowok di FB, Siswi SMP Digilir 3 Pria

merdeka.com
Ilustrasi Pelecehan Seksual (merdeka.com)

Timlo.net — Seorang siswi SMA di Palembang berinisial LA (15) harus menderita setelah diperkosa secara bergilir oleh tiga pria yang dikenalnya melalui jejaring sosial Facebook. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku dan bersama keluarganya, korban melaporkan ke polisi.

Kepada petugas, korban yang tinggal di kawasan Gandus Palembang itu mengaku, peristiwa itu bermula saat dirinya mengenal salah satu pelaku inisial RN di FB dua bulan lalu.

Setelah intens komunikasi, mereka akhirnya janjian untuk bertemu sebulan kemudian. Korban dan pelaku RN sempat jalan-jalan keliling Kota Palembang. Kemudian, korban diajak pelaku untuk mampir ke rumah pelaku di kawasan Sukabangun Palembang.

Setiba di lokasi, korban dikenalkan dengan dua rekan pelaku yang sudah sedari tadi menunggunya. Tanpa memiliki kecurigaan, korban pun bersedia dan mengobrol lepas.

Tak diduga, ketiga pelaku memiliki rencana buruk. Salah satu pelaku menutup pintu rumah, sementara korban dipaksa masuk ke kamar dengan ancaman sebilah pisau di lehernya.

Meski berkali-kali melakukan perlawanan, upaya korban tak berhasil. Dia akhirnya diperkosa ketiga pelaku secara bergiliran. Usai kejadian, pelaku RN mengantarnya pulang. Lagi-lagi mengancam membunuhnya jika mengadu kepada keluarganya, apalagi polisi.

“RN itu kenalan di Facebook. Diajak ke rumahnya, ternyata saya diperkosa sama dua temannya. Yang dua itu saya tidak kenal,” ungkap korban LA saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (4/12).

Selama sebulan, korban memendam cerita kelamnya tersebut. Tak tahan dengan dengan masalah yang menimpanya, korban memberanikan diri bercerita kepada ayahnya. Tak lupa, korban meminta agar cerita itu tak disampaikan kepada ibunya.

“Ayah ajak saya lapor polisi begitu tahu cerita itu. Saya malu pak cerita ini. Saya minta RN sama dua temannya itu ditangkap. Sampai sekarang tidak bisa lagi dihubungi,” sambungnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede menegaskan, kasus ini langsung diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk ditindaklanjuti. Pihaknya berjanji akan secepatnya menangkap ketiga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pasti kita proses. Ini kita nunggu hasil visum dulu. Pelakunya segera kita tangkap,” tandasnya.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge