0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satgas Diminta Waspadai Selebaran Gelap

timlo.net/daryono
Mengenakan ikat kepala satgas anti money politic, ribuan satgas PDIP, Hanura dan PKB mengikuti apel di Benteng Vastenburg (timlo.net/daryono)

Solo — Pasangan nomor urut 2, FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo memanfaatkan kampanye hari terakhir dengan menggelar apel Satgas Anti Money Politic di Benteng Vastenburg, Jumat (4/12) sore. Ribuan satgas gabungan dari PDIP, PKB dan Hanura itu diminta mewaspadai money politic, pembagian sembako dan selebaran gelap.

“Kurang lebih ada 2.100 Satgas diterjunkan. Tugasnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti money politic, hasutan-hasutan dan pembagian sembako. Kami ingin memberikan pembelajaran politik yang sesungguhnya,” kata Ketua DPC PDIP Solo yang juga calon walikota PDIP, FX Hadi Rudyatmo, usai apel.

Rudy menerangkan, Satgas Anti Money Politic tersebut sudah dibentuk sejak 2004. Secara khusus, dalam Pilkada ini, Rudy meminta Satgas mewaspadai selebaran-selebaran gelap di masa tenang. Para Satgas diminta melapor ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan kepolisian jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Apel Satgas ini bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, bukan show force. Tetapi untuk membantu masyarakat, TNI/Polri untuk menciptakan kondisi yang kondusif,” jelas dia.

Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa menambahkan setiap TPS akan dipantau oleh dua Satgas. Beberapa basis TPS yang Satgasnya lebih akan diperbantukan ke TPS lain yang belum ada Satgasnya.

Sementara, pasangan nomor urut 1, Anung Indro Susanto – M Fajri, Kamis (3/12) kemarin, memanfaatkan kampanye terakhir dengan melakukan kampanye door to door di wilayah Jebres. Calon walikota Anung menyapa langsung warga di daerah Ngoresan, Jebres.

“Solo memang kandang banteng. Namun, Pilkada ini kan memilih calon, bukan partai. Jadi, warga bebas memilih calon yang sesuai,” ujar Anung.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge