0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim Gabungan Bredel Paksa Mobil Branding

dok.timlo.net/tarmuji
Penertiban alat peraga kampanye yang dipaku di pohon (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Mendekati Pilkada, Tim Gabungan di Wonogiri melakukan pembredelan alat peraga kampanye yang dipaku di pohon dan mobil branding bergambar pasangan calon (Paslon).

“Kami sudah peringatkan berkali-kali, baik melalui surat dan lisan melalui tim sukses masing-masing Paslon,” ujar Ketua Panwaslu Wonogiri, Isnawati Sholihah, Jumat (4/12)

Menurut Isnawati, pembredelan mobil branding sudah mendapatkan persetujuan pemilik mobil. “Kita tadi berhasil membredel dua mobil yang dibranding. Kedua mobil itu kerap berseliweran di area perkantoran di sekitar Wonogiri Kota,” jelasnya.

Namun, usaha pembredelan branding mobil itu sempat mendapatkan perlawanan salah satu pemilik mobil, yakni Mulyadi yang juga anggota DPRD Wonogiri dari Fraksi PDIP.S ejak pagi mobil tersebut terpakir di halaman DPRD Wonogiri. Bahkan dia mengaku geram dengan aksi yang dilakukan tim gabungan. Menurutnya, mobil tersebut bukanlah mobil angkutan umum akan tetapi mobil pribadi.

“Ini namanya berlebihan dan terkesan terpaksa. Saya bangga, sebagai pendukung JOS. Tidak masalah, inilah demokrasi, namun ini saya anggap bukan pelanggaran. Juga bukan perintah Joko Sutopo, ini inisiatif saya sendiri,” jelasnya.

Debat kusir pun terjadi, namun akhirnya Mulyadi gagal mencegah pembredelan branding pada mobil Toyota Fortuner miliknya. Namun demikian, Mulyadi meminta Panwaslu untuk tidak tebang pilih. Dia meminta tim untuk membredel spanduk dan baner milik Paslon lainnya yang dipaku pada pohon turus jalan.

“Ya harus sportif. Stiker,yang dipasang di tempat publik, kemudian seperti spanduk yang ditempel di pot pinggir jalan, dipaku pada pohon tolong juga dikukut,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge