0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Revitalisasi 3 Pasar di Karanganyar Batal

Pasar Jungke Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Rencana Pemerintah Kabupaten Karanganyar merevitalisasi tiga pasar tradisional batal dilakukan. Pasalnya, anggaran untuk merevitalisasi Pasar Nglano, Pasar Jungke dan Pasar Palur tidak tersedia.

“Memang sebelumnya kita sudah merencanakan untuk pengajuan merevitalisasi, tapi karena kemarin itu dalam pembahasan tidak ada anggaran, ya sudah terpaksa kita pending dan gagal dibangun pada tahun 2016,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) Usaha Mikro Kecil Menengah) Kabupaten Karanganyar Larmanto, Jumat (4/12).

Terkait gagalnya revitalisasi ketiga pasar yang banyak dikunjungi warga Karanganyar, Wakil Ketua DPRD Karanganyar Eko Setyono justru menyalahkan Pemkab yang lamban untuk mengajukan pos anggaran hingga adanya penetapan APBD tahun 2016.

“Sampai pada penetapan APBD dari eksekutif itu belum ada pengajuan sama sekali untuk merevitalisasi pasar,” kata Eko.

Meskipun tidak ada pos anggaran APBD untuk ketiga pasar tersebut, namun DPRD mendorong dan mengharapkan pihak eksekutif tetap dapat melaksanakan revitalisasi. Eko menyarankan pihak eksekutif mengajukan anggaran ke APBD Provinsi atau ke APBN.

“Itu sangat penting, karena perekonomian itu dari pasar, kalau kondisi pasarnya saja jelek, terus apakah akan maju perekonomiannya itu. Kalau tidak dapat di anggaran APBD, bisa ke APBD Provinsi, atau APBN,” terang Eko.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge