0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Dituding Salah Gunakan Wewenang

timlo.net/heru murdani
Aliansi Masyarakat Solo Anti Korupsi (AMSAK) menggelar aksi unjuk rasa, di halaman Balaikota Solo, (timlo.net/heru murdani)

Solo — Ratusan orang yang menyebut dirinya Aliansi Masyarakat Solo Anti Korupsi (AMSAK) menggelar aksi unjuk rasa, di halaman Balaikota Solo, Kamis (3/11). Mereka menuding adanya dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Solo.

“Seperti kita tahu, bahwa keputusan dari pengadilan telah memenangkan ahli waris dalam kasus sengketa tanah Sriwedari, tetapi anehnya pemkot Solo justru menyelenggarakan proyek dan kegiatan di Museum Radya Pustaka,” ungkap koordinator aksi Yohanes Sugiyanta.

Dia menyebutkan, penggelontoran dana dari APBN dan APBD yang digunakan untuk perbaikan museum, dan kegiatan lainnya di atas tanah bekas Bon Rojo itu merupakan penyelewengan. Bahkan dengan tegas mereka menyebut nama mantan walikota Solo FX Hadi Rudyatmo sebagai salah satu orang yang bertanggung jawab atas pengucuran dana tersebut.

AMSAK mengaku telah melaporkan tindakan tersebut kepada pihak kejaksaan Agung. Mereka berharap kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

“Saya harap penegak hukum bisa segera bertindak untuk menuntaskan kasus ini,” katanya.

Massa yang berjumlah ratusan orang tersebut sebelumnya melakukan longmarch dari kawasan Sriwedari Solo. Mereka membawa ogoh-ogoh berbentuk kepala tikus sebagai simbol koruptor. Usai aksi, massa menghancurkan Ogoh-ogoh tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap korupsi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge