0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Setnov, Ada Upaya Balas Dendam di 2019?

merdeka.com
Muhammad Riza Chalid (merdeka.com)

Timlo.net – Rekaman pembicaraan yang diduga suara Ketua DPR Setya Novanto (SN), Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin (MS) dan Muhammad Riza Chalid (MR), diperdengarkan kepada publik.

Pengusaha Migas, MR, yang mendukung Prabowo Subianto- Hatta Rajasa pada Pilpres 2014 berusaha mendekati penguasa melalui Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. Meski begitu dia menyebut akan balas dendam di Pilpres 2019.

Semua itu terungkap dalam sidang yang menghadirkan Menteri ESDM Sudirman Said sebagai pengadu, Rabu (2/12). Dalam rekaman terdengar percakapan diduga dilakukan Muhammad Riza Chalid (MR), Ketua DPR Setya Novanto (SN), Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin (MS).

Berikut percakapan tersebut:

MR: Kita undang Pak Luhut datang. Saya siapkan depan. Ada Pak Luhut ama timnya. Saya bilang itu, saat ini kita sudah kalah. Kalah Pilpres. Tapi kita akan balas tahun 2019. Cuma sekarang kita harus berdamai membangun negara. Jangan ikut. Presiden sama wapres enggak boleh diganggu, saya bilang. Kita cari makan. Sekarang Pak Luhut yang ada di sana, Ini temen-temen dan kita minta ikutlah Pak Luhut. Coba Pak Luhut sampaikan ke Jokowi. Kalau mau sepakat begitu kita dukung. Ini saran saya. Mulai ngomong rurururuurr Akhirnya sepakat pak malam itu, oke kita dukung Jokowi JK supaya sukses. Nanti 2019 ceritanya lain. Langsung deh pada dukung Jokowi, pada ketemu Jokowi semua. Prabowo apa dukung Jokowi. Sejak itu. Makanya Pak, DPR gak pernah ganggu Jokowi. Gak pernah ganggu Jokowi. Malah yang enggak mendukung Jokowi itu PDIP. KMP enggak, semuanya mendukung. Itu kita happy juga sih. Kalau negara aman kita punya jalan. Tapi kalau ribut terus di palemen, pusing kepala. Bayangin sudah kurang aman negara, ekonominya ancur.

SN: Kesalahan menteri-menterinya juga.

MR: Ya presiden juga andil.

SN: Ya kita harus jujur.

[did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge