0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terminal Soekarno Rampung, Bus Dilarang Naikkan Penumpang di Luar

timlo.net/ Aditya
Terminal baru Ir Soekarno Klaten (timlo.net/ Aditya)

Klaten — Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten bakal mengeluarkan kebijakan melarang menaikkan dan menurunkan penumpang oleh bus antar kota antar propinsi (AKAP) di luar Terminal Ir Soekarno Klaten.

“Menunggu rampungnya pembangunan (terminal). Karena Terminal Soekarno statusnya terminal tipe A,” kata Kepala Dishub Klaten, Bambang Giyanto, Rabu (2/12).

Dijelaskan, sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014, pengelolaan terminal tipe A dilakukan oleh pusat dengan personel dari Dishub Klaten. Terminal Soekarno mendatang akan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya, seperti andong, angkutan pedesaaan, dan kereta api. Pihaknya menyarankan kepada pemilik agen penjualan tiket bus pindah ke terminal baru setelah pembangunan selesai.

“Kalau sudah tipe A, agen bus tidak boleh menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal. Jual tiket diluar boleh, tapi naik turun penumpang harus di terminal,” jelas Bambang.

Disinggung soal sosialisasi kebijakan itu, kata dia, sudah dilakukan kepada para pemilik agen penjualan tiket bus menjelang Lebaran Juli lalu. Dishub mencatat ada sekitar 60 pengusaha agen penjualan tiket bus AKAP yang tersebar di sepanjang jalan Yogya-Solo, yakni Delanggu, Kraguman, Bendogantungan, Penggung, Karangwuni, dan Ngaran-Mlese.

“Dulu sudah kami kumpulkan di kantor, dua tahap. Seperti biasa ketika arus mudik dan balik tidak boleh menaikkan dan menurunkan penumpang di agen untuk mengurangi kepadatan dan kemacetan arus lalu lintas,” urai Bambang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge