0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PSK Pengidap HIV Masih ‘Bertugas’ di Dangkrong

dok.merdeka.com
ilustrasi PSK (dok.merdeka.com)

Karanganyar — Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Karanganyar menemukan sejumlah pekerja seks komersial (PSK) mengidap penyakit HIV Aids masih ‘bertugas’ di di bekas prostitusi Dangkrong, Tasikmadu. Hal tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan voluntary counseling test (VCT) di kawasan itu terhadap sejumlah PSK.

“10 PSK Dangkrong positif pada pemeriksaan pertama awal tahun ini. Sebagian masih berada di taraf HIV sedangkan sisanya sudah Aids. Pada triwulan berikutnya, jumlah pengidap turun menjadi sembilan orang,” kata Pengelola Program Pendampingan Sekretariat KPA Karanganyar, Sukamto, Rabu (2/12).

Sukamto mengatakan para PSK pengidap HIV/Aids diduga masih bebas ‘bertugas’ di Dangkrong. Para pendamping program tak kuasa melarang mereka, karena khawatir hal itu bakal melanggar hak asasi manusia (HAM). Sukamto menambahkan, pendamping program tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi terhadap kalangan rentan tertular virus mematikan itu.

“Alasan ekonomi selalu menjadi tameng mereka untuk tetap bisa menjajakan diri. Mereka beralasan tak memiliki mata pencaharian selain menjajakan diri,” katanya.

Dikatakannya, jumlah wanita PSK di bekas prostitusi Dangkrong mencapai puluhan orang. Identitasnya tercatat dan di bawah pengawasan KPA. Usai penutupan prostitusi Gang Dolly beberapa waktu lalu, KPA mendata beberapa wajah baru PSK Dangkrong yang berasal dari eks tempat pelacuran terbesar di Surabaya itu.

“Beberapa PSK merupakan pelarian dari sejumlah lokalisasi pelacuran yang sudah ditutup, seperti dari Gang Dolly di Surabaya,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge