0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puluhan Warga Bengle Geruduk Polsek Klego

timlo.net/nanin
Suasana di Polsek Klego,petugas masih bersiaga di depan Mapolsek untuk menghindari amuk massa warga Bengle (timlo.net/nanin)

Boyolali — Paska tertangkapnya truk bermuatan raskin untuk warga Desa Bengle di Pasar Ngegot, Sumberagung, Klego, puluhan warga Bengle Rabu (2/12) malam mendatangi Polsek Klego. Mereka menuntut agar pihak berwajib mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan dan penjualan raskin yang diduga melibatkan kades Bengle, Budiyono.

Pamtauan Timlo.net di lapangan, massa yang mendatangi Polsek Klego, menggunakan kendaraan roda empat dan dua. Warga mencurigai penjualan raskin sudah dilakukan beberapa kali sebelum akhirnya tertangkap. Kecurigaan ini muncul lantaran jatah Raskin tidak dibagikan secara penuh. Sebelum pulang, warga sempat menggembosi roda truk yang digunakan untuk mengangkut raskin.

Sementara itu, Camat Wonosegoro, Edi Kristiawan menyatakan, selama ini distribusi Raskin di wilayahnya tidak ada masalah. Penangkapan truk AD 1957 BD mengejutkan dirinya.

“Selama ini tidak ada masalah, aman-aman saja dan lancar, jatah raskin untuk Bengle sekitar 9,222 ton,” ujar Edi ditemui di Mapolsek Klego.

Terpisah, Kades Bengle, Budiyono, ketika dihubungi melalui telepon selular, mengaku ada nuansa politik dalam penangkapan truk yang memuat raskin untuk warganya. Sayangnya Budiyono tidak menjelaskan lebih lanjut.

Sementara itu, penyidik Polsek Klego masih melakukan pemeriksaan terhadap Kades Bengle, Budiyono dan sopir truk, Kemis.

Petugas dipimpin langsung Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono, juga masih melakukan penjagaan di Mapolsek Klego, untuk antisipasi aksi warga.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge