0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berantas Kartel Pangan, KPPU Sidak Penggilingan Padi

Sidak beras KPPU di penggilingan padi Gapoktan Bowan, Delanggu, Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di penggilingan padi milik gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Dusun Kepoh, Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Rabu (2/12) siang.

“Sidak untuk meneliti adanya dugaan kartel beras atau distribusi terputus yang mengakibatkan kelangkaan harga beras jenis medium di beberapa daerah,” ungkap Ketua KPPU, Syarkawi Rauf.

Dijelaskan, Rabu (27/11) lalu, pihaknya menggelar sidak di Pasar Induk di Cipinang, Jakarta Timur. Hasilnya, KPPU menerima laporan hilangnya peredaran beras IR-64 untuk kelas medium.

Sebaliknya, saat sidak di Pasar Johar Karawang, KPPU justru menemukan stok beras medium melimpah ruah. Adapun, stok tersebut diperoleh dari kawasan Jawa Tengah seperti Demak dan Klaten. Sehingga pihaknya bersama BPS dan Dirjen Kementan menggelar penelitian dan sidak serentak di sentra produksi beras, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

“Kami menduga ada sekitar lima hingga tujuh pemain besar di setiap propinsi yang menghambat pasokan, sehingga menyebabkan harga beras menjadi tinggi,” ujar Syarkawi.

Bila pemilik penggilingan besar dan pedagang besar terbukti mempermainkan harga, KPPU bakal menerapkan sanksi. Mulai dari pencabutan ijin usaha hingga menjatuhkan denda Rp 25 Miliar. Hal itu sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo yang mendukung penindakan tegas terhadap kartel pangan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge