0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Kekerasan Anak di Sukoharjo Terus Meningkat

Ilustrasi kekerasan anak (dok.merdeka.com)

Sukoharjo — Angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Sukoharjo mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Namun demikian, kenaikan tidak terlalu signifikan dan kasus secara keseluruhan dinilai masih sangat kecil dibandingkan dengan kota lain.

“Kalau di Sukoharjo memang ada peningkatan, tahun sebelumnya ada 46 kasus dan tahun 2015 ada 47 kasus, yang dilaporkan ke kami tidak lebih dari 60 kasus setiap tahunnya,” kata Kasi Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Remaja Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Sukoharjo, Dwi sulistyowati, Rabu (2/12).

Hingga Bulan Oktober tahun 2015, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sukoharjo menurut data yang diterima Kantor PPKB ada 47 kasus. Dari angka ini, 21 di antaranya kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur, sedangkan sisanya kekerasan terhadap perempuan dan remaja.

Kesulitan ekonomi menjadi faktor utama terjadainya kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sukoharjo. Pasalnya, banyak anak yang terpaksa harus dititipkan karena orang tuanya kerja, sehingga tidak bisa mengawasi tumbuh kembang dengan maksimal.

“Seperti kasus yang di Kenep kemarin, karena dua orang tuanya kerja dan si anak dititipkan ke neneknya dan masih banyak kasus lainnya, selain faktor ekonomi, KDRT juga ada satu kasus rujukan dari Seleman dan semua kasus kita lakukan pedampingan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge