0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nekat Gelar Karnaval Budaya, KPU Solo Diadukan ke DKPP

dok.timlo.net/gg
Kantor KPU Solo (dok.timlo.net/gg)

Solo — Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo untuk tetap menggelar karnaval budaya, 5 Desember mendatang mengundang tanggapan dari dua pasangan calon (Paslon). Bahkan, tim pemenangan pasangan FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo mengancam melaporkan KPU Solo ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kami tetap tidak ikut kampanye bersama tanggal 5. Kita memperhitungkan ekses yang timbul,” kata Wakil Ketua Bidang Kampanye dan Media Massa tim pemenangan Rudy-Purnomo, Paulus Haryoto kepada wartawan, Rabu (2/12).

Dijatah berapapun oleh KPU, Paulus menegaskan tidak akan mengirim personel untuk karnaval budaya. Berkaca pada pengalaman kampanye bersama saat pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, barisan kampanye simpatik selalu diikuti massa cair dengan knalpot blong-blongan yang tidak jelas dari mana datangnya.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPC PDIP Solo, Suharsono mengungkapkan jika KPU nekat menggelar kampanye bersama maka KPU telah melanggar Pasal 5 ayat (2) Peraturan KPU (PKPU) No 7 Tahun 2015. Dalam PKPU itu, kewenangan KPU hanya memfasilitasi kampanye dalam bentuk debat publik dan penyebaran alat peraga kampanye (APK)  serta iklan.

“Kampanye bersama itu dalam PKPU 7/2015 tidak disebutkan. Kalau nekat kampanye bersama ya dia (KPU) melanggar PKPU. Kalau melanggar PKPU, anggaran APBD untuk kampanye bersama itu tidak sesuai peruntukkan sehingga dikategorikan tidak sesuai peruntukkan atau disebut korupsi. Jika nekat kampanye bersama, akan kami laporkan ke DKPP,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris tim pemenangan Anung Indro Susanto – M. Fajri (AFi), Supriyanto mengungkapkan menjadi tanggung jawab KPU untuk bisa menghadirkan dua paslon dalam kampanye bersama. Jika pasangan Rudy-Purnomo tidak hadir, tim AFi dimungkinkan untuk juga tidak hadir.

“Kalau hanya satu pasangan ya mending tidak dilaksanakan. KPU lebih baik pendekatan dulu,” ujar dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge