0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Razia, Petugas Gabungan Dapat 10 Mobil Branding

timlo.net/agung widodo
Petugas saat melepas branding mobil milik Suko di depan Masjid Al Falah Sragen, Selasa (1/12). (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Semakin mendekati hari H pencoblosan dalam Pilkada 9 Desember mendatang, petugas gabungan kembali melakukan razia terhadap mobil branding bergambar pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Sragen. Razia dilakukan di tiga titik, yaitu di Pasar Bunder, Terminal Pilangsari dan pertigaan Masjid Raya Al Falah Sragen.

“Razia kita lakukan karena setelah kami beberapa kali mengirim surat ke tim masing-masing paslon agar melepas branding tidak diindahkan,” kata Ketua Panwaslu Sragen, Slamet Basuki kepada wartawan di sela-sela razia di depan Masjid Al Falah Sragen, Selasa (1/12).

Dari pantauan di lapangan, petugas gabungan yang terdiri Panwaslu, Dishubkominfo, Satlantas, Kesbangpolinmas dan Bagian Hukum Setda Sragen melakukan penghadangan baik terhadap mobil pribadi ataupun angkutan umum yang masih ditempeli stiker atau branding paslon. Kendati banyak yang lewat, tapi ternyata tidak mudah untuk menghentikan mobil branding tersebut.

“Tadi ketika akan dihentikan, mobil bergambar paslon Suko (Sugiyamto-Joko Saptono) malah tancap gas. Padahal petugas Satlantas sudah menghentikan,” kata Slamet.

Dari razia yang dilakukan sejak pagi hingga pukul 12.30 WIB, petugas hanya berhasil melepas branding mobil sebanyak 10 buah. Yaitu sebanyak 7 buah angkutan umum dan 3 buah mobil pribadi. Salah satunya adalah milik paslon Suko yang sebelumnya telah lolos.

Pengemudi mobil Suko, Heru Hernando, sempat keberatan branding pada mobil APV nopol AD 9247 TE akan dilepas. Tapi setelah mendapat penjelasan dari Slamet, branding bergambar Suko itu pun akhirnya dilepas. Heru juga diminta menandatangani surat pernyataan pelepasan branding untuk tidak dipasang kembali.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge