0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

APBD Karanganyar 2016 Defisit Rp 85,2 Miliar

Bupati Karanganyar Juliyatmono (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Anggaran, Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karanganyar 2016 defisit sebesar Rp 85,2 miliar. Pasalnya, pos belanja daerah lebih besar dari pos pendapatan. Belanja daerah pada 2016 dianggarkan Rp 1,998 triliun. Sementara pendapatan daerah diestimasi sebesar Rp 1,913 triliun.

“Estimasi silpa 2015 adalah Rp 95,2 miliar. Dari jumlah itu, ada alokasi untuk penyertaan investasi BUMD sebesar Rp 10 miliar. Sehingga masih ada Rp 85,2 miliar untuk menutup defisit,” jelas Bupati Karanganyar Juliyatmono, Selasa (1/12).

Meski defisit anggarannya mencapai Rp 85,2 miliar, namun menurut Bupati, hal itu masih wajar. Sebab secara persentase, angkanya masih di bawah 5 persen dari nilai anggaran yang mencapai Rp 1,9 triliun.

“Defisit itu tidak boleh melebihi 6 persen. Karanganyar masih di bawah 5 persen. Ini masih sangat sehat. Apalagi, estimasi pendapatan masih ada kemungkinan bertambah dari nilai yang ditetapkan saat ini. Sebab masih ada bantuan keuangan dari provinsi yang belum diketahui nilainya,” kata Bupati Juliyatmono.

Menurutnya, dalam pembahasan anggaran sudah diperkirakan pos belanja apa saja yang kemungkinan akan tersisa anggarannya.

“Sisa anggaran itulah, yang nanti menjadi silpa dan digunakan untuk menutup defisit. Atau ada pos-pos pendapatan lain, yang juga bisa digunakan untuk menutup defisit. Nanti akan ketahuan berapa silpanya saat pembahasan APBD Perubahan 2016. Di situ nanti akan dialokasikan anggaran untuk menutup defisitnya,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge