0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peringati Hari AIDS, Siswa SMA Yosef Bagi-Bagi Mawar

Siswa SMA St Yosef Solo menggelar aksi peringatan Hari AIDS Sedunia, Selasa (1/12), di ruas Jln Slamet Riyadi (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo – Ratusan siswa SMA St Yosef Solo menggelar aksi peringatan Hari AIDS Sedunia, Selasa (1/12), di ruas Jalan Slamet Riyadi Solo. Peringatan tersebut dilakukan dengan cara membagikan ratusan bunga mawar dan pita merah sebagai simbol kekuatan melawan penyakit mematikan tersebut.

“Kita bagikan pita dan mawar bagi pengguna jalan yang melintas, untuk mengingatkan tentang pencegahan penyakit AIDS,” ungkap salah satu peserta aksi, Anastasia Sabanari.

Menurut Anastasia, kebanyakan remaja merasa acuh terhadap penyakit berbahaya ini. Padahal, penyakit ini rentan menular pada remaja yang kian hari kian terjebak pada pergaulan bebas.

“Sebagai remaja dan pemuda, kita juga harus memberikan kepedulian terhadap penyakit ini, karena kemungkinan tertular penyakit ini di kalangan remaja cukup besar akibat pergaulan bebas dan penyalahgunaan Narkoba,” katanya.

Dirinya berharap, remaja turut aktif dalam pencegahan penyakit AIDS. Selain itu, dirinya mengingatkan remaja untuk tidak terjebak pada pergaulan bebas.

“Ya kita hanya bisa saling mengingatkan saja, selebihnya tergantung pribadi masing-masing saja,” tandasnya.

Sementara Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo menyebutkan, pertumbuhan penderita AIDS di Solo dan sekitarnya tergolong tinggi. Bahkan, tahun ini jumlah penderita HIV/AIDS sudah melebihi estimasi nasional.

“Jumlah terakhir kumulatif dari 2015 sampai sekarang ini sudah 1.738 kasus, yang sudah positif HIV dan AIDS. Yang meninggal sekitar 490-an, padahal estimasi yang diperkirakan KPA nasional sebesar 1.356,” kata Pengelola Program KPA Solo, Tomi Prawoto.

Kota Bengawan sendiri menduduki peringkat kedua tertinggi setelah Semarang dalam pertumbuhan jumlah penderita AIDS.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge