0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

MPI Laporkan Hadi Rudyatmo ke Kejagung

dok.timlo.net/achmad khalik
Surat Keputusan Pembentukan Komite Museum Radya Pustaka Surakarta (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Masyarakat Peduli Indonesia (MPI) melaporkan mantan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo ke Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus program pembangunan Museum Radya Pustaka. Laporan ini merupakan buntut sengketa lahan Sriwedari antara pihak Ahli Waris RMT Wirjodiningrat dengan Pemkot Solo yang saat ini tengah bergulir.

“Masalah Sriwedari ini kan masih menjadi polemik, kenapa Pemkot Solo melalui Walikota (saat itu dijabat FX Hadi Rudyatmo) tetap nekat mengalokasi dana untuk pengelolaan museum. Hal ini jelas ada dugaan penyimpangan anggaran,” kata Ketua MPI, Yohanes S saat berbincang dengan wartawan, di Solo, Selasa (1/12).

Dikatakan, laporan dugaan penyimpangan anggaran pembangunan Museum Radya Pustaka ke Kejagung, telah dilayangkan oleh MPI, pada Senin (11/11) lalu. Latar belakang pelaporan tersebut, kata Yohanes,  lantaran Pemkot melalui APBD menggangarkan dana untuk pembangunan Museum Radya Pustaka. Padahal secara hukum, lahan museum masih berada di tanah sengketa dan hak pakai atas pengelolaan Tanah Sriwedari oleh Pemkot Solo telah dicabut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jateng berdasar putusan Mahkamah Agung (MA) Tahun 1983 dan 2003 dengan mengembalikan hak kepemilikan atas tanah kepada Ahli Waris.

“Laporan kami serahkan ke Pos Pelayanan Hukum dan Penerimaan Pengaduan Masyarakat (PHP2M) Kejagung,” terang Yohanes.

Adapun laporan dugaan penyimpangan anggaran ke Kejagung dilengkapi dokumen berupa satu berkas laporan pengaduan dengan nomor:1/A/XI/MPl/2015, tertanggal 10 November 2015. Berkas tersebut pada intinya sebagian memberikan penjelasan tentang langkah Wali Kota Surakarta, berdasar putusannya Nomor: 432.1.05/28-A/1/2013 tentang Pembentukan Komite Museum Radya Pustaka Surakarta dan dalam pelaksanaan tugas, segala biaya yang ditimbulkan sebagai akibat dikeluarkannya keputusan ini dibebankan pada APBD Kota Surakarta.

Editor : Eddie Mutaqin

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge