0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Paska Pilkada, Masyarakat Harus Tagih Janji Paslon

doktimlo.net/aditya wijaya
KPU Klaten goes to Kampung di Komunitas Kandang Luak, (doktimlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Mantan pegiat Hak Asasi Manusia (HAM), Ignas Triyono, mendorong masyarakat Klaten untuk mengawal dan menagih janji politik pasangan calon (Paslon) paska pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

“Suka tidak suka (Pilkada) kita harus memilih, ini hak dasar mutlak. Tapi paska Pilkada kita tetap mengawal pemimpin yang terpilih. Karena saat kampanye mereka (Paslon) memberikan janji politiknya, visi misinya, jadi harus kita kawal dan tagih,” ujar Triyono, Minggu (30/11) malam.

Dalam putaran kelima atau terakhir KPU Klaten goes to Kampung di Komunitas Kandang Luak, menurut mantan pegiat di Komnas HAM ini, paska coblosan hendaknya masyarakat harus mulai memikirkan Klaten mau dibawa kemana. Pasalnya, maju tidaknya suatu kota bukan hanya karena pemimpinnya tapi juga partisipasi publik.

Bentuk partisipasi publik paska Pilkada dilakukan dengan secara aktif terlibat dalam proses pembangunan. Pasalnya selama ini masyarakat hanya ditempatkan sebagai obyek pembangunan. Pendekatan negara berdasar skema ‘belas kasih’  atau pembangunan ekonomi semata.

“Pendekatan pembangunan berbasis hak asasi manusia (rights based approach) merupakan proses menyeluruh yang menguatkan dan memberdayakan siapapun yang tidak bisa menikmati hak-haknya untuk menuntut hak-hak mereka. Proses pembangunan diarahkan untuk bergerak dari skema “belas kasih” negara ke arah pemenuhan kewajiban negara,” kata anggota Tim Pengaduan Kanwil Kemenkumham DIY ini.

Ditambahkan, partisipasi yang efektif membutuhkan lebih dari sekadar praktik demokrasi melalui pemilu atau pilkada. Dibutuhkan adanya pengaturan dan mekanisme khusus agar masyarakat bisa berpartisipasi di berbagai tahap pengambilan keputusan.

“Bukannya mengecilkan arti pemilu, saya tidak menganggap penting siapapun yang menang, siapa pun pemimpinnya. Tapi kuncinya adalah partisipasi publik,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge