0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UNS Dampingi Suwardi Jadi Jutawan

Suwardi
Suwardi ()

Solo – Dosen Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS), Edi Kurniadi mendampingi kiprah Suwardi, seorang warga Desa Sidowayah, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi dalam membangun usaha tidak kecil hanya setahun dua tahun saja.

Bahkan setelah kini Suwardi telah menjadi jutawan beromset ratusan juta per bulanpun peran UNS juga masih besar. Perannya dalam memberikan pendampingan mulai usaha sejak 2001 lalu hingga saat ini.

Suwardi, semula hanya seorang pekerja serabutan dan sempat menjadi karyawan di salah satu perusahaan kayu, sekarang telah memiliki 30-an karyawan untuk UD Wuri Lestari miliknya. Usahanya bergerak di bidang kerajinan bonggol kayu jati yang sudah mengekspor produknya sampai ke beberapa negara seperti Taiwan, China, Belgia dan Jepang.

“UNS mengambil andil besar memajukan usahanya terutama pada proses produksi dan pemasaran,” ungkap Suwardi saat bertemu Timlo.net.

Prinsip awalnya, menurut Suwardi, berani mencoba untuk mengkreasikan bonggol kayu jati yang kebanyakan hanya digunakan untuk pembakaran menjadi produk bernilai tinggi.

“Saya bertemu dengan Pak Edi dari UNS yang telah membuka masa depan usaha saya lebih cerah,” tutur lulusan SD.

Sementara itu, Edi menguraikan, pertemuannya dengan Suwardi terjadi secara tidak sengaja.

‪”Saya bertemu ketika berjalan-jalan ke daerah Ngawi, secara tidak sengaja. Ngobrol banyak kemudian mencuat keinginannya untuk berani mencoba hal baru. Karena saya nilai hal itu baik dan menuju peluang positif maka tidak ada salahnya dicoba,” tuturnya.

Menurut Edi, sejak itu dirinya bertindak sebagai pendamping dari UNS terhadap usaha Suwardi, sehingga sejak awal mulai dari proses produksi. Terutama membantu dalam pembuatan desain model kerajinan yang akan dibuat.

‪”Berbagai macam model kerajinan dari bonggol jati mulai dari meja ukir, hiasan dinding, lemari, rak buku bahkan sampai ke benda-benda kecil namun bermanfaat. Prinsipnya harus yang bermanfaat untuk membuka peluang. Termasuk juga membantu pemasaran melalui internet. Sekarang dapat dilihat, lima tahun terakhir omset UD Wuri Lestari mencapai Rp 120 juta per bulan dengan barang ekspor sekitar satu kontainer setiap bulannya,” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge