0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puting Beliung Ngamuk, Rumah dan Pohon Ambruk

Warga Ngargosari, Desa Kembangsari,Musuk, mulai memperbaiki rumah yang rusak akibat diterjang angin puting beliung (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Puluhan rumah rusak dan pohon tumbang di tiga dusun di Desa Kembangsari, Musuk, setelah dihantam angin putting beliung, Minggu (29/11). Tidak hanya itu, dua rumah dan satu gedung pertemuan roboh rata dengan tanah. Angin putting beliung juga menerjang atap Polindes dan Kantor Kepala Desa Kembangsari, Musuk.

“Kejadianya cepat sekali, saya sampai lari ke luar rumah dan memeluk pohon cengkeh karena takut,” cerita Ngatini, warga Dusun Ngargosari, yang rumahnya roboh rata dengan tanah, Senin (30/11).

Beruntung saat kejadian, seluruh anggota keluarganya bisa menyelamatkan diri sebelum rumah roboh disapu angin. Hal yang sama juga dilakukan warga di tiga dusun yang diterjang angin, yaitu Dusun Trosobo, Gatak dan Ngargosari. Selain rumah Ngatini, rumah Sipon juga ambruk rata dengan tanah.

Di tiga dusun tersebut, setidaknya ada puluhan rumah yang rusak, seperti genting berjatuhan dan atap mengelupas. Selain itu, puluhan pohon, paling banyak pohon cengkeh ikut tumbang. Pihak desa sendiri saat ini masih melakukan pendataan.

“Kita masih lakukan pendataan, untuk kerugian belum dihitung,” ucap Kades Kembangsari, Sriwanto.

Warga sendiri saat ini masih trauma, pasalnya angin putting beliung yang menerjang selama 3 hingga 4 menit merobohkan rumah dan merusak sebagian besar rumah milik warga. Warga sendiri mulai melakukan gotong royong memperbaiki rumah yang mengalami rusak ringan. Sedangkan untuk rumah yang roboh, masih dibiarkan karena menunggu bantuan.

“Belum tahu kapan diperbaiki, belum ada uang, sementara tinggal dirumah anak dulu,” kata Mbah Sipon, yang rumahnya ikut roboh.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge