0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Bansos, Plt Gubernur Sumut Diperiksa Kejagung

dok.merdeka.com
Gedung Kejaksaan Agung (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Tengku Erry Nuradi kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung). Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Pemprov Sumut tahun anggaran 2011-2013, yang juga Gubernur Sumut nonaktif, Gatot Pujo Nugroho.

“Kemarin Kamis enggak dapat info panggilan. Hari ini dipanggil sebagai saksi,” kata Erry, di gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Senin (30/11).

Pantauan Merdeka.com, Erry datang mengenakan kemeja kotak-kotak. Wakil Gatot ketika menjabat gubernur Sumut itu tidak mau berkomentar banyak terkait pemeriksaan perdananya ini.

Dalam kasus ini, Kejagung baru menetapkan dua tersangka. Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah, Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Sumut Eddy Sofyan.

Gatot dan Eddy ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial (bansos) di Pemerintah Provinsi Sumut tahun 2012-2013 oleh Kejagung pada Senin (2/11) malam. Untuk hasil penghitungan sementara, kerugian keuangan negara yang ditimbulkan atas kasus rasuah ini mencapai Rp 2,2 miliar.

Atas perbuatannya, Gatot dan Edy disangkakan melakukan korupsi dengan ancaman pidana berdasarkan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. [gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge