0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan, Warga Lereng Merapi Masih Kesulitan Air Bersih

Bak penampungan air masih kosong ()

Boyolali — Meski hujan sudah mulai menguyur wilayah Lereng Gunung Merapi sejak pertengahan bulan November, namun masyarakat saat ini masih kesulitan mendapatkan air bersih. Di Dusun Kuncen, Desa Samiran, Selo, warga terpaksa harus antri berjam-jam di bak penampungan air, demi mendapatkan satu jerigen air bersih.

“Antrinya dari subuh, airnya kan juga harus dibagi dengan warga lain,” ungkap Kasdi, warga Kuncen, Minggu (29/11).

Diakui, meski hujan sudah mulai menguyur wilayahnya, namun air yang mengalir ke bak-bak penampungan debitnya masih sangat kecil. Untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga di Kuncen, warga sepakat baru bisa mengambil air di bak penampungan bila sudah terisi.

“Kita bagi merata, sumber air dari Merbabu andalan satu-satunya bagi warga,” tambahnya.

Diakui, selama musim kemarau kemarin, dusunnya baru satu kali mendapatkan bantuan air bersih sebanyak satu tangki dari Pemkab. Namun air tersebut tidak mencukupi kebutuhan warga.

Disisi lain, Kasubid Kesejahteraan Umum Bidang Kemasyarakatan Bakorwil 2 Jateng, Krisharton, mengakui meski hujan sudah mulai turun, masih melakukan droping air bersih. Untuk saat ini, droping air bersih masih dilakukan di tiga kabupaten, seperti Boyolali, Sragen dan Wonogiri.

“Hujan sudah turun tapi belum merata, droping air paling tidak nanti sampai Desember,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge