0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sunarna : Tidak Datang Pada Kegiatan Pemerintah Bisa Disebut Makar

timlo.net/aditya wijaya
Sosialisasi Dana Desa (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten – Bupati Klaten Sunarna menyentil sejumlah perangkat desa yang hendak memboikot acara Sosialisasi Dana Desa, alokasi dana desa (ADD), dan penghasilan tetap (Siltap) 2016, Sabtu (28/11), di GOR Gelarsena Klaten.

“Kalian bagian dari pemerintah. Kalau tidak datang pada kegiatan pemerintah bisa disebut makar,” sentil Sunarna dihadapan ribuan perangkat desa, kepala desa (Kades), dan Badan Perwakilan Desa (BPD) se Klaten.

Berawal menerima laporan dari Kabag Pemerintahan, kata dia, ada oknum perangkat yang menghembuskan pesan pendek (sms) berantai agar tidak datang sosialisasi. Pasalnya sosialisasi bakal dijadikan sebagai ajang kampanye.

“Sosialisasi ini penting. Tak rampungke sebelum aku selesai (akhir masa jabatan). Jadi sosialisasi hari ini bukan terkait Pilkada, terkait calon saya no 3, bukan. Sampun ngertos,” kata Sunarna yang disambut gemuruh tepuk tangan seisi GOR.

Dia juga mengingatkan kepada Camat dan Kades agar tidak ikut menyebarkan sms berantai. Sebab, sebagai bagian dari pemerintah, seharusnya ikut mensukseskan sosialisasi.

“Ini perangkat kurang ajar. Tengik tengik. Sosialisasi untuk anda, bukan untuk saya. Harusnya jenengan belani pemerintahan ini. Saya kalian semua satu kesatuan bagian dari pemerintah, penting untuk mensukseskan pemerintahan ini,” imbuh Sunarna.

Dari pantauan, sosialisasi mengundang 3.200 orang ini sedianya dimulai pukul 08.30 WIB, tapi molor hingga sekitar pukul 10.15 WIB. Selain Bupati, materi sosialisasi juga mendengarkan sambutan dari Ketua DPRD Agus Riyanto, dan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra, Purwanto AC.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge