0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waspadai Perampok Berkedok Salesman

merdeka.com
ilustrasi perampokan (merdeka.com)

Solo — Berbagai modus kejahatan terus berkembang seiring majunya jaman. Mulai dari kekerasan, hingga cara-cara pendekatan lisan terhadap korban. Bahkan akhir-akhir ini, para pelaku kejahatan kembali menggunakan motif yang sebenarnya lama namun dikemas dengan pendekatan yang kekinian. Yakni, dengan menawarkan produk teh atau sejenis parfum untuk diendus oleh para konsumen.

“Di Jawa Barat, modus seperti ini mulai kembali marak. Dulu sudah pernah tersiar kabar, pelaku kejahatan menggunakan motif seperti ini. Tapi, cara yang digunakan adalah frontal. Untuk kali ini, pendekatan dengan menyamar sebagai sales untuk mengelabui calon korban,” terang Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Yuliantara P saat berbincang dengan Timlo.net, Sabtu (28/11).

Modus yang digunakan pelaku, lanjut Yuliantara, adalah dengan mendatangi para korban ke rumah mereka. Mereka mengenakan seragam sales dan menawarkan produk berupa teh atau parfum. Setelah dirasa akrab, pelaku menawarkan supaya calon korban mengendus produk yang mereka tawarkan. Padahal, di dalam produk tersebut telah diisi obat bius. Setelah berhasil mengelabui korban, maka pelaku dengan leluasa ngobok-obok rumah guna mencari barang berharga dengan leluasa.

“Biasanya yang menjadi sasaran adalah kawasan perumahan dan pelaku kebanyakan perempuan cantik. Sehingga, korban tidak menaruh curiga. Padahal, pelaku mereka telah berkoordinasi saat korban berhasil dilumpuhkan,” terangnya.

Untuk menghindari hal buruk tersebut, polisi menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai modus yang tengah marak ini. Jika terdapat orang tak dikenal, hendaknya menanyakan keperluan mereka dan jangan terburu-buru mengijinkannya masuk.

“Diharapkan, masyarakat waspada supaya terhindar dari sasaran aksi kejahatan,” tegas Yuliantara.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge