0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Dia Calon Kuat Ketua Umum HMI 2015-1017

dok.merdeka.com
Kongres HMI (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kongres HMI yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada tanggal 22 November 2015 masih berlangsung. Padahal dari rundown acara yang direncanakan sejak awal hanya berjalan selama 5 hari, tertanggal 26 November acara ditutup.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab molornya waktu pelaksanaan kongres ini, di antaranya kurang lebih dua hari rombongan hijau hitam membuat kericuhan hingga menyebabkan kerusakan fasilitas umum di Pekanbaru. Tidak hanya itu, polisi juga sempat menangkap 8 kader HMI yang terbukti membawa alat tajam.

Meski tarik ulur waktu belum juga berakhir, persaingan 23 kandidat dalam kongres ini kian memanas. Bambang Pria Kusuma, Azhar Kahfi dan Herri Mauliza disebut-sebut sebagai kandidat yang berpotensi besar untuk menjadi ketua umum PB HMI periode berikutnya.

Di antara tiga nama ini, Herri Mauliza mendapat posisi tertinggi dari wacana kandidat terkuat. Dari informasi yang dihimpun Merdeka.com, Ori panggilan akrab pria yang berasal dari Aceh ini memiliki ideologi yang kuat serta pengalaman organisasi yang tidak perlu diragukan lagi. Dengan bekal itu, kabarnya dia bakal menjadi orang nomor satu pada masa jabatan 2015-2017 nanti.

“Ori ini akan menang, karena dia putra Aceh. Selama ini kan belum ada yang dari Aceh, jadi peluangnya akan masuk ke sana. Cabang-cabang yang dia bawa juga sejauh ini sudah meningkat dari jumlah sebelumnya,” ujar kader HMI asal Cabang Makassar Timur, Pekanbaru, Sabtu (28/11).

Dia menjelaskan, 23 kandidat memang berpeluang untuk menang. Namun jika dilihat dari peta perpolitikan hari ini di kongres HMI, ada beberapa kandidat yang nampaknya akan meleburkan diri dengan kandidat yang memiliki kekuatan besar.

“Akan ada yang menyatu itu. Karena cuma sedikit cabang dia (kandidat lain) bawa, hanya sekarang masih mengulur-ngulur saja. Tunggu-tunggu saja,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ori mengaku memiliki daya jual yang tinggi untuk bisa memenangkan pertarungan di internal HMI. “Saya punya gagasan yang bisa saya tawarkan di internal HMI yaitu Green cita untuk Indonesia ‘Menjadikan HMI sebagai pusat pembelajaran spiritual dan intelektual untuk cita Indonesia’,” ujar Ori.

Tidak hanya dengan gagasan yang kuat, dia juga mengaku mempunyai peluang yang cukup bagus dalam pertarungan calon Ketua Umum PB HMI lantaran berasal dari daerah yang selama ini dinilai sebagai daerah tertinggal. Untuk meraih kembali semangat NKRI, HMI kali ini terlihat berpeluang besar untuk dipimpin putra dari daerah terbelakang.

“Saya dari Aceh yang selama ini dianggap daerah yang terpinggirkan dari negara sendiri. Dengan momentum ini, gagasan yang saya tawarkan akan diberi kesempatan,” akunya.

Perlu diketahui, untuk mempertahankan dan menarik pendukung, kandidat Ketua Umum kongres HMI melakukan karantina tim sukses maupun pendukungnya. Seluruh pendukung difasilitasi dari konsumsi, penginapan, transportasi hingga kebutuhan sekecil apa pun.

Hampir tidak ditemukan peserta kongres yang sekaligus pendukung difasilitasi oleh panitia penyelenggara kongres. Seluruh kandidat memiliki lokasi khusus untuk menampung pendukungnya masing-masing. [gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge