0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dikira Polisi Gadungan, Ngutil di Toko, Briptu MS Babak Belur

dok.merdeka.com
Ilustrasi penganiayaan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Seorang anggota Polda Riau Briptu MS babak belur dihajar massa karena diduga tiga kali mengambil barang tanpa bayar di sebuah toko perabotan di Jalan Jenderal Sudirman, persisnya di samping Hotel Grand Central Pekanbaru. Beruntung, ada mobil patroli Polresta Pekanbaru lewat dan langsung mengamankannya.

Setelah mendengar penjelasan pemilik toko, anggota polisi yang sedang patroli kemudian membawa Briptu MS ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau untuk diperiksa intensif. Kabid Propam Polda Riau AKBP Anggoro Sukartono mengatakan, Briptu MS nekat berbuat demikian karena mengalami gangguan kejiwaan.

“Dia (Briptu MS) ini pindahan dari Polda Kepulauan Riau yang berdinas di Natuna. Baru beberapa pekan di Riau. Dia kita duga alami gangguan psikologis,” ujar Anggoro kepada Merdeka.com di ruangannya, Jumat (27/11).

Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Kepulauan Riau terkait riwayat kejiwaan Briptu MS. Sebab, MS diduga sudah mengalami gangguan kejiwaan sejak berdinas di Polda tersebut.

“Hingga sekarang yang bersangkutan masih linglung. Pihak keluarganya di Kotamadya Dumai juga sudah dihubungi,” jelas Anggoro.

Informasi dirangkum, Briptu MS sudah tiga kali mengambil perabot di toko pinggiran Jalan Sudirman itu tanpa pernah membayar. Perbuatannya itu dilakukan menggunakan baju dinas kepolisian.

Pada pengambilan ketiga, tepatnya pada Kamis (26/11), pemilik toko menanyakan Kartu Tanda Anggota (KTA). Briptu MS tak bisa memperlihatkannya dengan alasan ketinggalan di rumah.

Pemilik toko kemudian curiga bahwa MS merupakan polisi gadungan. MS dikeroyok masyarakat sekitar. Beruntung saat kejadian mobil patroli Polresta lewat dan langsung mengamankan MS untuk kemudian dibawa ke Propam Polda Riau.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge