0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Depresi Karena Putus Cinta, Pria Banyumas Dipasung 24 Tahun

Tempat dimana Dartam dipasung (merdeka.com)

Timlo.net – Dartam, pria asal Banyumas ini depresi gara-gara cintanya ditolak oleh gadis pujaan hatinya. Karena depresi itu Dartam dipasung keluarganya selama 24 tahun.

“Gadisnya asal Desa Jatisaba, tetapi gadis itu menolak cinta Dartam dan lebih memilih laki-laki lain. Seperti dendam dengan penolakan sang gadis hingga akhirnya menderita sakit jiwa,” kata adik Dartam, Karsiwen, di Banyumas, Rabu (25/11).

Dartam dipasung karena dianggap membahayakan warga. Dia kerap membawa golok ke luar rumah. Dia mengancam semua orang yang ditemuinya.

“Hingga untuk menangkapnya, kami sampai minta bantuan orang pintar,” kata Karsiwen.

Karsiwen mengemukakan, Dartam dipasung sejak tahun 1991. Dartam ditempatkan dalam sebuah bangunan yang terdiri dari bilahan kayu berukuran sekitar satu meter dengan lebar 1,5 meter. Tinggi bangunan tersebut pun tak bisa membuatnya berdiri.

Selama ini, Dartam hanya mengandalkan makanan dari adiknya yang kerap memberikannya tiga kali sehari.

Saat ditanya warga sekitar, Dartam mengaku tidak tahu penyebabnya berada di dalam pasungan.

“Saya tidak tahu mengapa saya dimasukkan kandang ini,” ujar Dartam.

Bagi warga sekitar, pemandangan Dartam tinggal di dalam bangunan tersebut menjadi hal yang biasa.

“Sebelum saya tinggal di sini, Pak Dartam sudah tinggal di dalam bangunan itu,” kata Siti Hasanah yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari tempat pasungan Dartam.

Dari dalam tempat pasungannya, Dartam sesekali kerap meminta rokok kepada orang yang lewat di depan pasungannya.

“Dia memang suka minta rokok, banyak orang yang ngasih,” kata Karsiwen.

Kepala Dusun 2 Pageraji, Sudar mengatakan pihak keluarga keberatan seandainya Dartam ini dilepas. Karena, menurutnya, jika dilepas pasti akan mengamuk lagi.

“Keluarga memasungnya dengan alasan demi keamanan warga. Selama ini, hanya adiknya yang selalu merawatnya. Serta membersihkan buang air besar dan kecil dari bilik bambu,” kata Sudar.

Diakuinya, jika ada pihak yang bersedia dan bisa merehabilitasi Dartam tidak berkeberatan.

“Jika ada pihak yang ingin membantu rehabilitasinya, kami tidak berkeberatan,” ucapnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge