0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemilihan Ketua Umum GP Ansor Diusulkan Secara Aklamasi

dok.merdeka.com
Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid memaparkan progress report selama menjabat sebagai ketum ormas yang berada di bawah naungan NU itu, Kamis (26/11) malam. Laporan tersebut meliputi capaian yang selama ini dan apa yang belum optimal untuk diteruskan dan ditingkatkan untuk masa khdmat berikutnya.

Nusron menyampaikan secara sistematis LPJ-nya, mulai dari pengantar; visi, misi dan program kerja PP GP Ansor 2011-2016; implementasi program kerja, infrastruktur pendukung tercapainya program; evaluasi dan rekomendasi; dan penutup.

Nusron juga menyampaikan laporan keuangan. Total penerimaan selama periode 2011-2015 tercatat Rp 23,466 miliar.

“Laporan keuangan GP Ansor diaudit oleh kantor akuntan publik dengan opini Wajar,” kata Nusron.

Peserta Kongres XV mengapresiasi kepemimpinan Nusron Wahid sebagai Ketua Umum GP Ansor periode 20102015. Mereka menerima laporan pertanggung jawaban pimpinan pusat Gerakan Pemuda Ansor.

Pandangan umum terhadap LPJ itu disampaikan secara bergiliran, dimulai dari utusan Regional III yang diwakili oleh Salim Thaif (Ketua PW Maluku Utara), dilanjutkan dari Regional II dengan juru bicara Rudi Tri Wahid (Ketua PW JawaTimur), lalu Regional I Hidir Ibrahim (Ketua PW Lampung). Ketiganya didampingi oleh para ketua PW lainya di regional masing-masing.

“Kami menerima dengan tulus dan ikhlas LPJ yang disampaikan oleh sahabat Ketua Umum Nusron Wahid, dan bangga serta menyampaikan terima kasih atas kerja-kerja yang telah dilakukan untuk Gerakan Pemuda Ansor,” kata Salim Thaif.

Sementara, Rudi Tri Wahid menyatakan, GP Ansor di bawah kepemimpinan Nusron Wahid menunjukkan tren yang baik dan menguat. Dia berharap pemimpin Ansor ke depan bisa mempertajam lagi program-program.

Salim Thaibm dan Tri Wahid menyatakan, GP Ansor di Zona II mengusulkan Yaqut Cholil Choumas menjadi ketua umum berikutnya secara aklamasi. Hal senada disampaikan oleh Hidir Ibrahim. Dia mengusulkan pemilihan ketua baru menggunakan mekanisme aklamasi. [dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge