0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Setya Novanto

Jokowi: Jangan Ada yang Intervensi MKD

Presiden Jokowi dan Ketua DPR Setya Novanto (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kegigihan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dalam mengusut kasus dugaan pemalakan PT Freeport oleh politikus Partai Golkar yang juga Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dinilai mulai masuk angin. Hal itu menyusul menyeruaknya lobi politik dan tawaran sejumlah uang kepada sejumlah anggota MKD diduga untuk mengamankan kasus Setnov.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang mengaku, menjadi salah satu anggota MKD yang pernah mau dilobi untuk mengamankan kasus Setnov. Politikus PDIP itu mengaku, pernah ada anggota DPR mendekatinya dan memintanya untuk membantu mengamankan kasus Setnov saat dirinya tengah berjalan menuju ruang rapat Komisi III.

“Bang tolong dibantulah teman kita itu sedang disidang di MKD. Kasihan kan enggak bersalah juga, atau jangan dihukum berat lah. Nanti tenang Bang kalau sudah selesai kita ngopi-ngopi lah,” kata Junimart menirukan perkataan politisi yang merayunya.

Namun permintaan itu tidak digubrisnya. Junimart mengaku meninggalkan politikus itu dan bergegas menuju ruang rapat Komisi III.

Mendengar kabar itu, Presiden Jokowi mengaku mendukung penuh proses kasus Setnov di MKD terkait pencatutan nama presiden, dan wakil presiden untuk meminta jatah saham PT Freeport. Meski begitu, Jokowi berpesan MKD harus bekerja tanpa intervensi dari pihak manapun.

“Dan jangan sampai ada yang intervensi (MKD),” ujar Jokowi.

Sementara itu, Ketua MKD Surahman Hidayat menampik jika lembaga etik yang dipimpinnya masuk angin. Surahman mengakui juga sudah mendengar dan menjalankan desakan dari publik.

“Saya kan kooperatif. Rakyat ini memantau, kita open secara proporsional. Tuntutan untuk sidang terbuka sudah kita akomodir. Kita harapkan, berdoa dan berupaya untuk clean,” kata Surahman.

Terkait lobi politik dan dugaan anggota MKD ditawari sejumlah uang untuk mengamankan kasus Ketua DPR Setya Novanto, Suharman menegaskan hal itu tidak ada. Menurutnya, hal itu masalah personal yang tak perlu ganggu kinerja MKD.

“Saya tidak perlu menanggapi itu karena tidak ada. Itu hanya isu yang menguap dengan sendirinya kalau tidak menemukan tempat landing. Gak usah MKD disibukkan dengan hal lain, harus fokus pada tugasnya. Saya tidak ada urusan dengan Pak Junimart dengan hal ini, kami hanya urusi yang menjadi Tupoksinya,” pungkasnya. [gil]

Sumber: merdekacom

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge