0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Klaten Gagal Raih Adipura

Tugu Adipura Klaten (dok.timlo.net/red)

Klaten – Upaya Kabupaten Klaten menyudahi puasa belasan tahun meraih piala Adipura kembali pupus. Pasalnya, tahun ini Klaten gagal merengkuh penghargaan bagi kota yang berhasil dalam kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup tersebut.

“Klaten terakhir kali mendapat Adipura pada tahun 1997 atau 18 tahun yang lalu,” ungkap Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Klaten Tajudin Akbar, Kamis (26/11).

Dijelaskan, pengelolaan sampah baik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maupun sampah di pasar-pasar tradisional menjadi pengganjal utamanya. Namun demikian, total nilai Klaten dalam penghargaan Adipura tahun ini naik dibanding tahun lalu sekitar 10 poin.

“Tidak masalah belum dapat Adipura. Karena kami belum dapat TPA (baru) dan perilaku pengelolaan sampah di pasar. Kalau TPA ada, pasti Klaten langsung dapat (adipura),” ujar Tajudin.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencemaran BLH Klaten Bambang Subyantoro. Menurutnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) memperketat penilaian TPA dengan syarat tata pengelolaan minimal sudah menggunakan sistem controlled landfill penuh.

“Pengelolaan TPA menyumbang poin terbesar dalam penilaian adipura, yakni 30. Dan sekarang passing grade (nilai ambang batas minimal sebuah kota meraih Adipura) yang ditetapkan KLH tinggi, sekitar 75. Kami belum bisa melampaui itu,” kata Bambang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge