0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Praperadilan Jukir Ditolak, Ini Reaksi LBH Yogyakarta

Klaten – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mempertanyakan tidak hadirnya Toni Pamungkas sebagai saksi dari termohon Polres Klaten dalam sidang praperadilan, Selasa (24/11) lalu. Pasalnya anggota Polda DIY tersebut melaporkan dugaan pengeroyokan oleh dua juru parkir toko emas di Prambanan pada 7 Juli 2015 silam.

“Di persidangan pembuktian, Senin (23/11), setelah keterangan saksi ahli itu Hakim meminta menghadirkan Toni Pamungkas. Namun dia tidak dihadirkan pihak termohon,” kata Kepala Departemen Advokasi LBH Yogyakarta sekaligus kuasa hukum pemohon, Rizky Fatahilah, Kamis (26/11).

Sesuai keterangan saksi ahli hukum pidana dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII), Muhammad Arif Setiawan, proses pemeriksaan praperadilan sebaiknya  tidak hanya sebatas memproses berita acara pemeriksaan (BAP). Karena BAP sifatnya sepihak dari pihak polisi sehingga perlu dikonfirmasi. Belum lagi bukti visum pengeroyokan yang dikeluarkan RS Bhayangkara Polda DIY.

Bahkan sidang keesokan harinya, Selasa (24/11), sambung Rizki, justru termohon hanya menyerahkan setumpuk berkas sebagai bukti atas penetapan status tersangka kedua kliennya dalam kasus pengeroyokan terhadap Toni.

“Apakah betul dalam BAP lebih kurang ada 6 saksi, dan sampai persidangan tidak ada yang dipanggil sama sekali. Kami melihat proses pemeriksaan perkara ini masih didominasi sebatas pemeriksaan administratif. Tetapi tidak betul-betul mengecek dua alat bukti,” sambungnya mengevaluasi hasil putusan sidang.

Menanggapi itu, hakim Pengadilan Negeri Klaten Wahyu Setyo Adi menjelaskan, sidang praperadilan hanya bersifat pembuktian, apakah penyidik dalam penetapan tersangka sudah memenuhi dua alat bukti, yaitu keterangan saksi dan bukti surat visum.

“Saya membatasi diri untuk tidak menilai keterangan saksi. Itu (keterangan saksi) nanti kan saat di proses peradilan sesungguhnya,” jawabnya saat ditemui wartawan selepas sidang.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge