0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Pencabulan, Mediasi Masih Alot

foto: Nanang
Camat Jatiyoso, Sundoro Budhi K (foto: Nanang)

Karanganyar – Upaya persuasif terus dilakukan pihak Muspika untuk menyelesaikan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan siswa SD terhadap temannya di Kecamatan Jatipuro. Kedua belah pihak telah difasilitasi untuk bertemu dan menyelesaikan masalah, namun hingga kini masih ada yang belum sinkron.

“Sudah kita fasilitasi untuk menyelesaian secara persuasif, karena ini melibatkan anak di bawah umur,” kata Camat Jatiyoso Sundoro Budhi K kepada wartawan, Kamis (26/11).

Sundoro mengakui memang sebagian besar warganya adalah perantau. Mereka menjalani berbagai profesi yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun mereka meninggalkan anak-anak mereka tetap bersama nenek atau saudara-saudara mereka di kampung.

“Akibatnya pengawasan jadi kurang. Padahal fasilitas komplit di suplai dari orang tuanya,” kata Sundoro.

Dengan penghasilan yang baik para perantau memenuhi kebutuhan anak-anaknya seperti ponsel maupun kendaraan bermotor. Namun kurangnya pengawasan dari orang tua bisa berakibat fatal.

“Pengaruh dari internet maupun media sosial tanpa dampingan orang tua sangat berbahaya,” jelas Sundoro.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menghimbau agar para orang tua lebih ketat mengawasi putra-putrinya terutama yang masih di bawah umur. Pengaruh lingkungan maupun internet yang sekarang sangat mudah didapatkan aksesnya sangat kuat membentuk karakter pada anak-anak.

“Anak-anak itu tipenya mencontoh apa yang dia lihat, dia dengar. Kalau yang dia lihat yang tidak bagus dia juga akan menirukan juga,” jelas Wabup.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge